Kader Boleh Ikut Program Poligami, PKS Jateng: Janda, Bukan Perawan!

PKS memperbolehkan kadernya untuk melakukan poligami, ini tanggapan PKS Jateng

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 01 Oktober 2021 | 06:55 WIB
Kader Boleh Ikut Program Poligami, PKS Jateng: Janda, Bukan Perawan!
Ilustrasi poligami. PKS memperbolehkan kadernya untuk melakukan poligami, ini tanggapan PKS Jateng. [pixabay]

“Dulu kebijakannya setiap DPW mengurusi janda dan anak yatim dengan membuat semacam tim khusus yang mengurusi itu. Di Jogja sudah ada semacam yayasan yang menggalang dana dari kader, anggota DPRD, sebagai santunan,” terangnya.

Menurut Ghofar, program pemberian santunan kepada anak yatim di Jogja sudah berjalan sejak sebelum pandemi Covid-19. “Semacam yayasan sosial untuk itu. Karena pandemi ini kan banyak yang meninggal dunia. Intinya membantu,” katanya.

Ghofar mengaku belum mendapat penjelasan terkait kebijakan tersebut. Tapi ia meyakini inti dari kebijakan itu adalah menyantuni janda dan anak yatim dari kalangan kader yang ditinggal mati oleh suaminya selama kondisi pandemi Covid-19.

“Kalau dikaitkan dengan program pendataan [janda dan anak yatim] tadi, padha-padha pengin poligami diarahkan kepada janda-janda tadi yang punya anak banyak. Untuk menikah ke sana, bukan perawan. Pemahaman saya ke sana,” urainya.

Baca Juga:PKS Diskakmat Komunitas #SaveJanda: Bantu Anak Yatim Pakai Beasiswa, Bukan Poligami Janda!

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini