Babak Baru Barisan Celeng Berjuang, Cegah Ganjar Pranowo Dijegal

Narasi Sinisme Celeng Vs Banteng disuarakan politisi PDIP beberapa pekan ini, Barisan Celeng Berjuang sepertinya tak menyerah memberikan dukungan kepada Ganjar Prano

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 20 Oktober 2021 | 19:42 WIB
Babak Baru Barisan Celeng Berjuang, Cegah Ganjar Pranowo Dijegal
Ganjar Pranowo naik motor (dok pribadi)

Menurut Teddy, dukungan Sumbogo kepada Ganjar didasari aspirasi politik kader PDIP di akar rumput. Sikap keras yang ditunjukkan elite PDIP Jateng memicu menggelembungnya suara dukungan terhadap Ganjar.

“Bambang Pacul memulainya dengan mendzolimi Ganjar. Harusnya kan adem-adem saja, silakan dimusyawarahkan.

Klaim dukungan arus bawah dikuatkan oleh elektabilitas Ganjar Pranowo yang berdasarkan jajak pendapat sejumlah lembaga survei menunjukkan tren positif.

Lembaga Survei Litbang Kompas menempatkan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto pada peroleh tingkat elektabilitas yang setara yaitu 13,9 persen. Di bawahya ada Anis Baswedan yang mendapat 9,6 persen dukungan hasil survei.

Baca Juga:Kisruh Celeng dan Banteng, Rudy: PDIP Solo Tetap Solid untuk Memenangkan Pemilu 2024

Satu-satunya nama kader potensial PDIP yang layak maju Pilpres 2024 versi Sekjen Hasto Kristiyanto, menurut survei Litbang Kompas hanya Tri Rismaharini. Elektabilitas Menteri Sosial itu mendapat 4,9 persen dukungan.

Ilustrasi kader kibarkan bendera PDI Perjuangan. (Beritajatim.com/Ist)
Ilustrasi kader kibarkan bendera PDI Perjuangan. (Beritajatim.com/Ist)

Tapi hasil survei ini bisa saja mentah jika Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri ternyata menunjuk nama calon lainnya. Sesuai mekanisme partai, Megawati berhak menunjuk siapa jagoannya pada Pilpres 2024.

Hingga kini belum terbaca kemana arah suara dukungan Megawati. Dukungannya terhadap Puan Maharani maupun Prananda Prabowo juga belum dapat dipastikan.

Seknas Ganjar Indonesia memastikan tidak akan mencampuri hak prerogratif Ketua Umum PDIP terkait pencalonan presiden. Kelompok relawan berharap, survei elektabilitas dan suara aspirasi kader tingkat bawah menjadi pertimbangan Ketua Umum PDIP menjatuhkan pilihan.

Tapi Teddy mengingatkan, karakter relawan Ganjar yang mayoritas juga pendukung Presiden Joko Widodo sebaiknya dipertimbangkan.

Baca Juga:Setelah Ganjar, Anies Dideklarasikan Jadi Calon Presiden 2024

“Jadi kalau nanti ada jargon: ‘Ora Ganjar Ora’, artinya kalau tidak Ganjar ya (masyarakat) tidak pilih PDIP. Itu sebagian besar dari pendukung Jokowi begitu.”

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini