100 Ahli
Dimensi dan skor itu merujuk pada indikator penilaian yang digunakan oleh SETARA saat menggelar survei persepsi para ahli.
Setidaknya ada 100 ahli pertahanan, keamanan, dan HAM dari universitas dan organisasi masyarakat sipil yang terlibat dalam penelitian itu.
Lima dimensi pengukuran yang digunakan oleh SETARA, yaitu kapabilitas, integritas, responsivitas, akseptabilitas, dan kontinuitas.
Baca Juga:Pilihan Jokowi, Jenderal Andika Perkasa Calon Tunggal Panglima TNI
Untuk dimensi kapabilitas, skor Jenderal TNI Andika Perkasa menempati urutan teratas yaitu 8,25, diikuti oleh Laksamana TNI Yudo Margono 8,15, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo 8,03.
Dimensi kapabilitas mengukur persepsi para ahli mengenai kemampuan para kandidat panglima memahami masalah geopolitik, politik regional, reformasi TNI, dinamika ancaman, dan kondisi persenjataan/alutsista.
“Hasil penilaian diukur dalam rentang skor 1 sampai 10, yang artinya semakin besar angka, maka semakin baik penilaiannya,” terang Ikhsan Yosari.
Dalam survei itu, ada tiga kandidat panglima yang jadi rujukan riset, yaitu Jenderal TNI Andika Perkasa, Laksamana TNI Yudo Margono, dan Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
Ketiganya diyakini memenuhi syarat sebagai calon panglima TNI sebagaimana diatur dalam Pasal 13 ayat (4) Undang-Undang TNI.
Baca Juga:Ditunjuk Jokowi jadi Calon Panglima TNI, Ini Sederet Tantangan Besar untuk Andika Perkasa