Dalam sehari sekitar 80 orang tewas seketika di jalan raya. Korban terbanyak pesepeda motor (sekitar 75 persen). Belum lagi ditambah sejumlah korban akibat kecelakaan lalu lintas yang mengalami luka berat dan berujung meninggal dunia juga.
“Total bisa mencapai 120-an orang meninggal dunia setiap hari karena korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” imbuh Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) itu.
Djoko mengatakan Indonesia perlu belajar dari Korea Selatan yang berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas mencapai 60% dalam 20 tahun terakhir.
Ia juga menilai sudah selayaknya pemerintah mengubah status Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menjadi Badan Keselamatan Transportasi Nasional (BKTN), yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Baca Juga:Sopir Vanessa Angel Akui Kendarai Mobil 120 Km/Jam, IG Story Dijadikan Bukti