Potensi cuaca ekstrem dipengaruhi oleh siklon tropis Nyatoh yang terpantau di Samudra Pasifik sebelah utara Papua. Siklon bertekanan 990 mb dengan kecepatan angin maksimum mencapai 50 knot.
Bibit siklon tropis 92S terpantau berada di Samudra Hindia bagian barat daya Lampung. Siklon bertekanan 1006 mb dengan kecepatan angin maksimum 25-30 knot.
Dampak tidak langsung bagi cuaca di Indonesia adalah hujan sedang hingga lebat selama 24 jam ke depan di wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.
Diperkirakan intensitas siklon tropis Nyatoh menguat dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan ke arah utara-barat laut.
Baca Juga:Ini Kata Masyarakat Adat Soal Bencana Banjir di Kalimantan
Dampak perubahan cuaca tersbut dapat menimbulkan banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. Masyarakat diminta untuk menjauh dari bantaran sungai, tubuh air, atau wilayah rawan banjir, serta lereng rawan longsor.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi