alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Waduh! Kasus Aktif COVID-19 di Jawa Tengah Tertinggi Nasional

Budi Arista Romadhoni Kamis, 09 Desember 2021 | 18:18 WIB

Waduh! Kasus Aktif COVID-19 di Jawa Tengah Tertinggi Nasional
Ilustrasi Covid-19. Berdasarkan data dari satuan tugas penangganan COVID-19, kasus aktif di Jawa Tengah tertinggi Nasional. [Elements Envato]

Berdasarkan data dari satuan tugas penangganan COVID-19, kasus aktif di Jawa Tengah tertinggi Nasional

SuaraJawaTengah.id - Kasus COVID-19 masih ditemukan di Provinsi Jawa Tengah. Bahkan, kasus aktifnya tertinggi secara Nasional. 

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan Provinsi Jawa Tengah memiliki angka tertinggi kasus aktif, dari data yang terhimpun hingga Kamis (9/12/2021).

Pasien COVID-19 yang mendapat perawatan di Jawa Tengah sebanyak 1.183 orang, kemudian Jawa Barat sebanyak 805 orang, dan Lampung 566 orang.

Kasus aktif COVID-19 pada hari ini turun 85 kasus, sehingga kini terdapat 5.278 orang yang menjalani perawatan.

Baca Juga: Menyebar ke Seluruh Daerah dan Luar Negeri, Suku Jawa Disebut Mudah Diterima Banyak Pihak

Kemudian Jawa Barat merupakan provinsi dengan peningkatan kasus konfirmasi positif COVID-19 tertinggi sebanyak 45 orang.

Terdapat peningkatan kasus konfirmasi positif sebanyak 220 orang, dan total kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 4.258.560 orang.

Juga peningkatan angka kesembuhan sebanyak 296 orang, sehingga angka kesembuhan dari COVID-19 berjumlah 4.109.364 orang,

Selain itu terdapat sembilan orang meninggal akibat COVID-19, menjadikan total korban jiwa akibat paparan virus tersebut yakni 143.918 orang di seluruh Indonesia.

Sebanyak 360.510 spesimen tes COVID-19 telah diperiksa, dan 5.203 orang ditengarai sebagai suspek dengan positivity rate spesimen harian 0,11 persen dan tingkat positivity rate orang harian 0,08 persen.

Baca Juga: Ombudsman Temukan Pungli di Kota Semarang, dari Toilet dan Sewa Keranjang Ikan di TPI

Satgas COVID-19 mengimbau seluruh komponen dalam masyarakat harus lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, serta tidak melakukan mobilitas di luar rumah bila tidak ada kepentingan yang mendesak guna mencegah penularan kasus lebih meluas.
[ANTARA]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait