Jumlah obat yang dikirimkan diperkirakan cukup bagi pasien untuk menjalani 10 hari masa isolasi mandiri. “Saya harapkan bisa segera. Kami sudah register. Kami tanyakan terus. Kami juga ingin (segera) agar nggak membebani pelayanan (di rumah sakit atau isolasi terpusat)," paparnya.
Selama telemedicine belum berjalan, Dinas Kesehatan Magelang memberikan layanan kesehatan bagi pasien isolasi mandiri melalui cara konvesional.
Pasien yang teridentifikasi Covid dan menjalani isolasi mandiri mendapat droping obat melalui bidan desa dan puskesmas. Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Sunaryo, stok multivitamin dan obat antivirus masih mencukupi.
“Ini stok obat paling tidak ada 10 paket. Vitamin saja ada, yang vitamin antivirus juga ada. Layanan public safety center (PSC) 24 jam kita masih ada stok obat. Termasuk oksigen,” kata Sunaryo.
Baca Juga:Kemenkes Klaim Telemedis Covid-19 Bekerja Cepat, Pasien Isoman Langsung Dapat Obat
Kontributor : Angga Haksoro Ardi