Ini Faktor-faktor Tubuh Anda Lebih Menarik Digigit Nyamuk daripada Orang-orang di Sekitar

Digigit nyamuk di alam terbuka menjadi hal yang aneh jika orang lain tidak mangalaminya. Ketika nyamuk-nyamuk menyerang Anda sementara ada teman Anda yang tidak mengalaminya

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 18 Februari 2022 | 15:03 WIB
Ini Faktor-faktor Tubuh Anda Lebih Menarik Digigit Nyamuk daripada Orang-orang di Sekitar
Ilustrasi Nyamuk. Diserang nyamuk di alam terbuka menjadi hal yang aneh jika orang lain tidak mangalaminya. Ketika nyamuk-nyamuk menyerang Anda sementara ada teman Anda yang tidak mengalaminya. (pixabay)

Jika Anda kurang beruntung dan menjadi magnet bagi nyamuk, itu mungkin karena susunan genetika Anda. Sebuah studi kembar 2015 yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One menemukan bahwa DNA dapat menjelaskan hampir 67 persen daya tarik nyamuk.

Studi ini mengambil dua kelompok kembar perempuan--satu kelompok identik dan lainnya bersaudara--dan mereka memasukkan tangan mereka ke dalam wadah plexiglas berbentuk Y yang memungkinkan nyamuk untuk mendeteksi bau mereka tanpa diizinkan untuk menggigit.

Para peneliti menemukan bahwa kembar identik, yang memiliki gen yang sama persis, memiliki tingkat ketertarikan nyamuk yang lebih mirip dibandingkan dengan kelompok kembar fraternal.

Karena penelitian sebelumnya telah menyimpulkan bahwa kembar identik memiliki bau badan yang lebih mirip daripada kembar non-identik, para peneliti menyimpulkan bahwa gen berperan dalam bau badan dan daya tarik nyamuk.
[ANTARA]

Baca Juga:Melihat Tradisi Nyadran di Semarang

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini