Imbas Perang Rusia dan Ukraina Harga Minyak Dunia Tembus US$ 105 Per Barrel, Pengamat: Momentum Menghapus BBM Premium

Kenaikan harga minyak dunia kini menembus angka US$ 105 per barrel akibat perang antara Rusia vs Ukraina

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 02 Maret 2022 | 17:45 WIB
Imbas Perang Rusia dan Ukraina Harga Minyak Dunia Tembus US$ 105 Per Barrel, Pengamat: Momentum Menghapus BBM Premium
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. Kenaikan harga minyak dunia kini menembus angka US$ 105 per barrel akibat perang antara Rusia vs Ukraina. (Shutterstock)

"Stok BBM kita rata – rata saat ini selalu di atas tujuh hari terutama untuk BBM jenis gasoline. Dan kita bersama Pertamina selalu melakukan pemantauan untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM di masyarakat," terang Sujarwanto.

Sujarwanto menjelaskan, sejumlah faktor yang mempengaruhi harga BBM di dalam negeri diantaranya harga minyak dunia, stabilitas dalam negeri dan permintaan yang terkendali. Untuk itu, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten /kota di Jawa Tengah memastikan akan melakukan pemantauan lebih ketat lagi, guna memastikan tidak adanya penyimpangan distribusi BBM.

"Kami sudah mengeluarkan surat kepada Pertamina dan Hiswanamigas, untuk memastikan bahwa ketersediaan BBM mecukupi," jelasnya.

Sujarwanto juga mengingatkan, masyarakat untuk menjaga perilaku hemat energi, dengan menggunakan BBM yang lebih efisien. Hal itu bisa dilakukan dengan memilih bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga:Harga Minyak Dunia Melambung Tinggi, Pertamina Jamin Tak Pengaruhi Harga LPG 3 Kilogram

"Kita juga terus mempersiapkan infrastuktur untuk kendaraan listrik, sehingga nanti masyarakat bisa menggunakan energi yang lebih efisien," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini