facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Manfaat Puasa di Bulan Ramadhan, Bisa Turunkan Gejala Asam Lambung?

Budi Arista Romadhoni Kamis, 31 Maret 2022 | 21:05 WIB

Manfaat Puasa di Bulan Ramadhan, Bisa Turunkan Gejala Asam Lambung?
Ilustrasi puasa. Puasa memiliki manfaat bagi kesehatan untuk masyarakat, tak hanya secara fisik, tapi juga menurunkan gejala penyakit dalam. (Pixabay)

Puasa memiliki manfaat bagi kesehatan untuk masyarakat, tak hanya secara fisik, tapi juga menurunkan gejala penyakit dalam

SuaraJawaTengah.id - Puasa memiliki manfaat bagi kesehatan untuk masyarakat. Tak hanya secara fisik, juga menurunkan gejala penyakit dalam. 

Pakar Gizi Klinik dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia Dr dr Fiastuti Witjaksono MSc, MS, Sp.GK menyebut puasa bermanfaat salah satunya menurunkan gejala asam lambung akut. 

"Kadang-kadang orang sering timbul asam lambung meningkat, dengan puasa gejala lebih sedikit karena makan jadi teratur, tidak terus menerus diisi dengan makanan," ujar Fiastuti dikutip dari ANTARA Kamis (31/2/2022).

Fiastuti yang juga menjadi pengajar di Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan berpraktik di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo itu mengatakan, khusus bagi mereka dengan gangguan asam lambung, sebaiknya mengatasi masalah itu terlebih dulu dengan berkonsultasi pada dokter.

Baca Juga: Bolehkah Busui Tidak Berpuasa di Bulan Ramadan?

"Kalau gangguan fungsional, mungkin asam lambung naik bisa membaik. Tetapi kalau ada gangguan di lambung, mungkin harus diobati dahulu supaya berpuasa lebih nyaman pada saluran cerna, bisa berkonsultasi dengan dokter," kata dia.

Puasa selama Ramadhan berarti menempatkan pada kondisi tak mengonsumsi makanan atau minuman apapun selama kurang lebih 14 jam yakni mulai pukul 04.00 hingga 18.00.

Akibatnya, cadangan makanan dalam tubuh yang berbentuk glukosa, glikogen, lemak dan protein pasti akan menurun. Oleh karena itu, puasa dikatakan mempengaruhi saluran cerna.

Pada saat tidak puasa Anda bisa makan besar sebanyak 3 kali, ditambah camilan beberapa kali, bahkan mungkin tanpa berhenti. Akibatnya saluran cerna tidak pernah beristirahat.

Namun, karena berpuasa, maka ini memberikan kesempatan pada saluran cerna sedikit beristirahat dan ini bermanfaat memperbaiki proses regenerasi saliran cerna dengan mengurangi beban kerjanya.

Baca Juga: Pejabat dan ASN Kementerian Agama Dilarang Membuat dan Menghadiri Acara Buka Puasa Bersama Selama Ramadhan

Di sisi lain, berbagai studi juga menunjukkan manfaat lain berpuasa Ramadhan yakni membantu penurunan dan menjaga berat badan. Menurut Fiastuti, setelah satu bulan berpuasa, berat badan dapat turun kira-kira 1,5 kg.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait