"Namun sampah-sampah tersebut terus berdatangan," paparnya.
Jika dia lihat, sampah-sampah yang berada di sekitar permukiman warga dan sepanjang Sungai BKT memang didominasi oleh sampah-sampah plastik.
"Volume sampah plastik akan semakin banyak ketika ada hujan karena sampah yang dari atas turun," imbuhnya.
Sebelumnya ramai diperbincangkan soal adanya Pulau Sampah, kini kampung tersebut juga diteror sampah plastik di dekat permukiman warga.
Baca Juga:Meresahkan! Klitih Sudah sampai di Semarang, Videonya Viral Bikin Geram
Kontributor : Aninda Putri Kartika