Puan Sindir Soal Pemimpin Ganteng Tak Bisa Kerja, Bambang Pacul: Cek Rekam Jejaknya!

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto menanggapi pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani yang menyindir adanya pemimpin ganteng, tenar di medsos

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 28 April 2022 | 21:31 WIB
Puan Sindir Soal Pemimpin Ganteng Tak Bisa Kerja, Bambang Pacul: Cek Rekam Jejaknya!
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul. (Suara.com/Novian)

SuaraJawaTengah.id - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto menanggapi pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani yang menyindir adanya pemimpin ganteng, tenar di media sosial (medsos) tapi tak bisa kerja.

Menurut pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini, memilih pemimpin Indonesia tak bisa sembarangan. Rekam jejak menjadi pertimbangan tersendiri. 

"Kalau subjektif saya, memilih pemimpin, apalagi sekelas Republik Indonesia dengan penduduk hampir 300 juta, bersuku-suku tinggal di untaian pulau yang bebeda. Dengan lebih dari 17 ribu pulau dengan budaya yang berbeda, ya tidak sembarangan kelasnya," ujar Bambang Pacul di Semarang, Kamis (28/4/2022).

Ketua Komisi III DPR RI tersebut menambahkan, memilih pemimpin untuk Indonesia harus dicek benar track recordnya atau rekam jejaknya. Menurutnya, dari rekam jejak tersebut akan muncul 3K atau karakter, kompetensi, dan kapasitas.

Baca Juga:Setelah Islam Nusantara, Muncul Islam Merah Putih, Pencetusnya Puan Maharani, Katanya Cegah Agama Jadi Jualan Politik

"Kapasitas ibarat cc mobil. Kita butuh mobil dengan cc besar, semacam jeep, 3.500 cc lebih lah. Jangan Suzuki Carry, jalanan berlumpur langsung macet," ujar Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng tersebut.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta para kader PDI Perjuangan tidak memilih pemimpin karena sering muncul di medsos, tapi tak bisa kerja. Hal tersebut diungkapkan di depan para kader saat kunjungan ke kantor DPC PDI Perjuangan Wonogiri, Selasa (26/4/2022).

"Kenapa saya ngomong ini? Kadang-kadang sekarang kita ini suka yo wes lah dia saja asal ganteng, dia saja yang dipilih asal bukan perempuan, yo wes dia saja walau nggak iso opo-opo tapi yang penting dia itu kalau di sosmed, di TV itu nyenengin, tapi kemudian nggak bisa kerja, nggak deket rakyat," kata Puan.

Puan mengingatkan agar kadernya, khususnya di Wonogiri, memilih pemimpin yang mau membantu rakyat hingga memperjuangkan kebutuhan masyarakat Wonogiri. Dia meminta agar jangan asal memilih pemimpin yang hanya suka cari panggung. Dia menambahkan, kader seharusnya memilih pemimpin yang selalu bersama dan bergotong-royong.

"Jadi jangan kemudian kita itu asal pilih karena cuma kelihatan di panggung saja, panggung itu panggung media, panggung TV, panggung sosmed, tapi pilih orang yang betul-betul pernah memperjuangkan kita, pernah bersama-sama kita, pernah bergotong-royong bersama kita. Setuju atau nggak?" ujar Puan.

Baca Juga:Puan Maharani Gelontorkan 11.400 Sak Beras untuk Masyarakat di Kota Semarang

"Setuju," jawab para kader.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak