Rayakan Syawalan, Tradisi Gunungan Megono di Kabupaten Pekalongan akan Digelar

Tradisi Gunungan Megono dan sedekah hasil bumi akan diselenggarakan bertepatan dengan perayaan Syawalan yaitu pada H+7 Lebaran

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 07 Mei 2022 | 18:34 WIB
Rayakan Syawalan, Tradisi Gunungan Megono di Kabupaten Pekalongan akan Digelar
Warga Kabupaten Pekalongan sedang merayakan tradisi sedekah hasil bumi dan Gunungan Megono. [ANTARA/HO-Humas Kabupaten Pekalongan]

SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kabupaten Pekalongan, akan menggelar tradisi Gunungan Megono dan sedekah hasil bumi yang akan diselenggarakan bertepatan dengan perayaan Syawalan yaitu pada H+7 Lebaran.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar mengatakan bahwa selama dua tahun terakhir tradisi perayaan Gunungan Megono dan sedekah hasil bumi ditiadakan karena pandemi COVID-19.

"Akan tetapi, setelah ada kebijakan pelonggaran aktivitas masyarakat, tradisi Gunungan Megono dan sedekah hasil bumi dari masyarakat di 19 kecamatan siap digelar kembali bersamaan dengan tradisi Syawalan pada Senin (9/5/2022)," kata Yulian dikutip dari ANTARA di Pekalongan, Sabtu (7/5/2022).

Menurut dia, tujuan pemerintah menyelenggarakan tradisi Syawalan adalah untuk membangkitkan ekonomi lokal dan menggelorakan kembali tradisi Syawalan yang sebelumnya sempat ditiadakan selama dua tahun karena pandemi COVID-19.

Baca Juga:Isi Pertemuan Prabowo Subianto dengan Habib Luthfi di Pekalongan, Ketawa-ketawa Hingga Makan Kambing Timur Tengah

Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut juga untuk menambah manfaat dari tradisi Syawalan itu dengan menyiapkan gerai-gerai vaksin di objek wisata Linggo Asri yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung yang belum melakukan vaksinasi.

Yulian Akbar mengatakan bahwa pada perayaan tradisi Syawalan, pemkab juga akan menyelenggarakan panggung hiburan sebagai wadah untuk para seniman berkreasi menampilkan kesenian khas lokal yaitu Sintren.

"Untuk memastikan keamanan serta ketertiban di lokasi acara Syawalan, kami sudah berkoordinasi dengan Polres Pekalongan untuk membantu pengamanan saat proses acara tradisi Syawalan," katanya.

Ia mengimbau masyarakat yang akan datang pada acara tradisi Syawalan agar mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak.

"Jadi sesuai data tahun sebelumnya pengunjung diperkirakan sebanyak 3.000 orang dari kapasitas objek wisata Linggo Asri sebanyak 20.000 pengunjung. Jadi cukup memadai untuk penerapan protokol kesehatan," katanya.

Baca Juga:Emak Selalu Benar! Video Bapak-bapak Tak Bisa Tolong Bocah Kepalanya Terjepit Tiang Ini Jadi Sorotan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak