"Setidaknya yang bisa dilakukan pemerintah adalah tidak menghalangi orang-orang di luar sana yang bersedia menanggung beban keuangan untuk memiliki bayi," ujar dia.
Yang lebih mengkhawatirkan adalah statistik yang menunjukkan penurunan tajam dalam keinginan untuk memiliki anak sama sekali.
Sekitar 52 persen orang Korea Selatan di usia 20-an tidak berencana untuk memiliki anak ketika mereka menikah. Angka tersebut melonjak dari 29 persen pada tahun 2015, menurut survei yang dilakukan pada 2020 oleh kementerian gender dan keluarga negara tersebut. [ANTARA]
Baca Juga:(G)I-DLE Umumkan Akan Gelar Tur Dunia Pertamanya, Jakarta Termasuk!