“Ngomong apa pak pak. Kendeng, wadas, batang, mana lagi? Seperti itu kok bicara mencukupi kebutuhan pangan sendiri. Mulut mu kok bicara reforma agraria sejati, redistribusi lahan coba. Berani atau tidak? Jangan cuma bicara tok,” kata akun @tan***.
“Maaf pak, saya mau menanyakan soal berita saudara yang ada di Wadas, bagaimana kelanjutannya, bagaimana penanganannya, bagaimana solusinya, ayo pak kasihan saudara yang ada di wadas, masak mau bertemu anda harus disambut kawat berduri,” ucap akun @Ada****.
“Kalau bicara swasembada pangan itu, mestinya 10-15 tahun yang lalu, bukan sekarang. Sebab hal itu tidak bisa didapatkan secara instan. Semestinya kalau untuk saat ini, kita seharusnya tinggal mengkampanyekan keberhasilan implementasi program yang lalu- lalu, bukan akan lagi dan akan lagi,” ujar akun @Tan** mengomentari unggahan Ganjar Pranowo.
Kontributor: Sakti Chiyarul Umam