facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

PKB dan Gerindra Kudus Resmi Dukung Duet Cak Imin-Prabowo Subianto

Ronald Seger Prabowo Rabu, 22 Juni 2022 | 21:14 WIB

PKB dan Gerindra Kudus Resmi Dukung Duet Cak Imin-Prabowo Subianto
Ketua DPC PKB Kudus Mukhasiron berjabat tangan dengan Ketua DPC Partai Gerindra Kudus Sulistyo Utomo pada acara silaturahmi di Kudus, Rabu (22/6/2022), menindaklanjuti komunikasi politik pengurus pusat kedua partai tersebut. [ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif]

Koalisi yang masih embrional antara PKB dengan Gerindra tersebut diberi nama Kebangkitan Indonesia Raya.

SuaraJawaTengah.id - Pengurus DPC PKB dan DPC Partai Gerindra Kabupaten Kudus, menyatakan dukungannya terhadap wacana duet Muhaimin Iskandar dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

Sebagai bentuk dukungan rencana koalisi di DPP, kedua pengurus partai di Kudus tersebut, menggelar silaturahmi menindaklanjuti komunikasi politik antara Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada pekan sebelumnya.

Ketua DPC PKB Kudus Mukhasiron mengatakan silaturahmi tersebut dalam rangka mempersiapkan jajaran pengurus PKB maupun Gerindra menghadapi pemilu nanti.

"DPC PKB dan Gerindra Kudus juga berdoa keduanya menjadi pasangan yang diharapkan dan diidamkan karena saling melengkapi. Satunya figur nasionalis dan satunya religius, tentunya diharapkan bisa sukses memimpin Indonesia nantinya," kata Mukhasiron dilansir dari ANTARA, Rabu (22/6/2022).

Baca Juga: Komandan Kopassus Kamboja Anak Didik Prabowo, Menhan RI Teriak Komando

Koalisi yang masih embrional antara PKB dengan Gerindra tersebut diberi nama Kebangkitan Indonesia Raya.

Terkait kepastian pasangan Capres 2024 apakah Prabowo atau Muhaimin, dia menyerahkan keputusan tersebut kepada pimpinan tertinggi partai. Kedua partai di Kudus siap melaksanakan perintah ketua umum.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kudus Sulistyo Utomo menyatakan dukungannya dengan koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang sudah dijalin pengurus pusat.

"Sesuai arahan pimpinan tertinggi partai, pengurus di daerah diminta fokus menghadapi pemilihan presiden. Soal siapa yang akan menjadi calon presiden dan wakilnya, kami belum mengetahui karena menjadi keputusan pengurus partai di pusat," ujarnya.

Baca Juga: Peluang PDIP Gabung Koalisi Gerindra-PKB, Puan: Ibu Ketum Mengatakan Bangun Indonesia Tidak Bisa Sendirian

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait