Soal Pedagang Asongan Candi Borobudur, Ganjar: Jangan Sampai Masyarakat Sekitar Jadi Penonton

Pedagang asongan Candi Borobudur akhinya mendapatkan harapan baru usai bertemu dengan Gubernur Ganjar Pranowo

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 02 Agustus 2022 | 15:58 WIB
Soal Pedagang Asongan Candi Borobudur, Ganjar: Jangan Sampai Masyarakat Sekitar Jadi Penonton
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat bertemu dengan pedagang asongan di kantornya Selasa (2/8/2022). [Dok Pemprov Jateng]

SuaraJawaTengah.id - Harapan baru muncul dibenak para pedagang Asongan Komoditas 14 (AK 14) Borobudur. Nasib mereka yang tak bisa berjualan sejak pandemi dan direlokasi akibat penataan kawasan Candi Borobudur, mulai melihat titik terang.

Hal itu terjadi usai pertemuan dengan Gubernur Ganjar Pranowo di Ruang Rapat Lantai dua Kantor Pemprov Jateng, Selasa (2/8/2022). Semula, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh manajemen PT TWCB. Namun karena berlangsung lebih awal, Ganjar baru mendengar dari sisi pedagang asongan.

Diwakili Wito Prasetyo, Ketum Serikat Pekerja Wisata Borobudur, para pedagang merasakan diskriminasi dari manajemen PT TWC akibat penataan kawasan Candi Borobudur. Mereka yang biasanya berjualan di depan Museum Karmawibhangga dipindah dan berbaur di kawasan parkiran bus.

"Kami merasa diusir dan didiskriminasi. Sedangkan di situ masih ada kegiatan komersial juga," ucap Wito saat audiensi.

Baca Juga:Tak Tahan Roy Suryo, Ini Alasan Penyidik Polda Metro Jaya

Ganjar mendengarkan dengan seksama aspirasi para pedagang. Dari paparan mereka, Ganjar kemudian menawarkan solusi. Yakni para pedagang asongan diberikan tempat sementara di tempat relokasi bagi pedagang kawasan Candi Borobudur yang saat ini sudah ada.

Usulan alternatif tempat sementara itu disambut sukacita para pedagang asongan. Mereka setuju untuk tidak berjualan keliling atau asongan jika disediakan tempat yang jelas. Usulan ini dinilai Ganjar paling ideal mengingat lokasi yang disediakan saat ini pun bersifat sementara.

"Ada harapan baru lah, ini yang kami terima setelah pertemuan," kata Wito usai audiensi.

Wito berharap Ganjar bisa segera menyampaikan usulan tersebut kepada PT TWC. Wito menegaskan para pedagang asongan siap untuk mengikuti aturan jika usulan dari Ganjar tersebut terwujud.

"Karena mereka (pedagang asongan) kan sudah dua tahun tidak jualan. Padahal itu profesi pokok mereka," katanya.

Baca Juga:Polda Metro Jaya Masih Selidiki Laporan Roy Suryo soal Pengunggah Meme Stupa Candi Borobudur

Wito mengatakan, usulan tempat sementara bagi pedagang asongan di titik relokasi pedagang yang sudah ada dinilai cukup. Sembari menunggu pemindahan pedagang ke zona III, di Lapangan Kujon seluas 10,74 hektare.

"Karena untuk sampai ke Kujon kan belum tahu berapa lama lagi, kasihan karena kerjaannya hanya di situ. (Solusi) alhamdulillah sekali, karena selama ini kan kaya anak tiri, mau mengadu ke siapa. Ngadu ke lingkungan kecamatan, kabupaten, DPRD nggak ada solusi," tandasnya.

Adapun Gubernur Ganjar Pranowo menegaskan solusi yang ditawarkan kepada para pedagang asongan akan segera diusulkan ke pihak PT TWCB. Sebab hingga akhir audiensi, pihak PT TWCB masih dalam perjalanan.

Menurutnya, solusi dengan memberikan tempat alternatif sementara di lokasi yang saat ini ditetapkan cukup adil. Apalagi titik tersebut sifatnya sementara selama kawasan Candi Borobudur dalam masa penataan.

"Menurut saya dalam konteks sementara atau transisi, sediakan saja tempat di situ atau di sekitar situ, satu kasih tempat sementara dia menetap terus kemudian dibuat aturannya sehingga semua bisa terjaga. Agar kemudian semuanya nyaman dan mereka bisa mencari rejeki, harus ada alternatif satu dua tiga. nah ini pikiran dari saya yang nanti coba kita usulkan," ujarnya.

Ganjar memastikan terus mendampingi para pedagang asongan hingga mencapai kesepakatan dengan PT TWCB. Di sisi lain, Ganjar berharap pihak PT TWCB berkomunikasi lebih intens. Ganjar juga meminta kepala daerah setempat terlibat aktif mendampingi para pedagang asongan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak