"Yang terakhir, suhunya tidak turun-turun. Anomali suhunya masih berkisar 1-4 derajat Celcius, sehingga penguapannya menjadi lebih banyak," katanya.
Terkait dengan hal itu, Teguh menegaskan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometerologi harus ditingkatkan karena Oktober hingga Desember diprakirakan sebagai bulan dengan curah hujan yang tinggi (curah hujan di atas 300 milimeter per bulan, red.) hingga sangat tinggi (curah hujan di atas 500 milimeter per bulan, red.).