Penguatan Karakter Bangsa
Heri menuturkan, dalam proses membentuk jati diri dan karakter bangsa, kearifan lokal menjadi filter antara budaya lokal dengan tuntutan perubahan. Termasuk juga sebagai pedoman moral dalam penyelesaian masalah antar konflik kepentingan masyarakat.
“Untuk mewujudkan karakter bangsa yang mampu berjuang dan berbudi luhur, kita perlu melakukan regenarasi terencana. Salah satunya dengan meningkatkan peran pemuda dalam pembangunan,” kata Heri.
“Tujuannya untuk melahirkan generasi yang memiliki sikap, keterampilan dan pengalaman yang mampu berdaya saing dengan bermacam perubahan dan tantangn zaman,” imbuhnya.
Baca Juga:Wujudkan Ketahanan Pangan, SDG Beri Pelatihan Hidroponik Kepada Mak-Mak Majelis Taklim di Klaten
Selain itu, lanjut Heri, sikap kritis dalam masyarakat juga perlu ditanamkan dalam menyikapi perubahan sosial. Menurutnya, perlu ada usaha untuk merevitalisasi wawasan kebangsaan yang dibangun melalui filosofi kebhinenakaan.
“Khususnya di Jawa Tengah, kita perlu membuktikan bahwa benteng Pancasila dengan seluruh nilai yang terkandung di dalamnya tetap tegak dan terimplementasi,” tegas pimpinan dewan dari fraksi Partai Gerindra tersebut.
“Kekuatan gotong royong serta meletakkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi, lambat laun akan mengokohkan kehidupan yang selaras, serasi dan seimbang. Dan saat ini, kita masih dalam usaha bersama untuk mencapai hal tersebut,” pungkasnya.