Lebaran Idul Adha, Pertamina Patra Niaga JBT Catatkan Kenaikan Konsumsi BBM Jenis Gasoline Meningkat

Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) pada periode libur lebaran Idul Adha 2023, konsumsi BBM jenis gasoline dan LPG mengalami peningkatan.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 04 Juli 2023 | 15:14 WIB
Lebaran Idul Adha, Pertamina Patra Niaga JBT Catatkan Kenaikan Konsumsi BBM Jenis Gasoline Meningkat
Ilustrasi petugas tengah mengisi BBM ke kendaaraan. [Dok Pertamina]

SuaraJawaTengah.id - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memastikan pasokan energi baik BBM, LPG, dan Avtur aman saat libur dan cuti bersama Idul Adha 2023 yang ditetapkan oleh Pemerintah sejak 28 Juni hingga 30 Juni 2023.

Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility Regional Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengungkapkan, pada periode libur lebaran Idul Adha 2023, konsumsi BBM jenis gasoline dan LPG mengalami peningkatan.

“Untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), konsumsi rerata harian BBM jenis gasoline (Pertalite dan Pertamax Series) saat periode Idul Adha (23 Juni – 2 Juli) meningkat dari 13.044 KL per hari menjadi 13.108 KL per hari atau 0,5 persen bila dibandingkan dengan rata-rata konsumsi saat periode normal (minggu ketiga Juni 2023),” tutur Brasto dari keterangan tertulis pada Selasa (4/7/2023).

Brasto menambahkan, kenaikan konsumsi rata-rata harian tertinggi pada BBM gasoline terjadi pada BBM Pertamax Turbo dengan kenaikan 7,7 persen dibandingkan dengan rata-rata normal.

Baca Juga:PT Pertamina Patra Niaga Bali Raih CSR Excellence Awards

Meskipun untuk BBM jenis gasoil mengalami penurunan dari 7.041 KL per hari menjadi 6.869 KL per hari atau sebesar 2,4 persen dibandingkan rerata periode normal, namun untuk rerata harian konsumsi Pertamina Dex dan Dexlite mengalami kenaikan sebanyak 8,7 persen dan 4 persen.

"Rerata konsumsi harian LPG 3 kg di wilayah Jawa Bagian Tengah (Provinsi Jateng dan DIY) juga mengalami kenaikan sebanyak 1,6 persen atau naik 74 Metrik Ton (MT) per hari bila dibandingkan rerata normal. Sedangkan LPG non-subsidi (12 kg, 5kg, 50 kg, LPG bulk) mengalami kenaikan sebanyak 1,1 persen dibandingkan rerata normal," katanya.

Dari sisi Avtur, rerata konsumsi tertinggi untuk bahan bakar avtur di wilayah Jawa Bagian Tengah terjadi pada 23 Juni yaitu sebanyak 372,5 KL per hari. Rerata konsumsi harian Avtur terjadi peningkatan dari 240,5 KL per hari menjadi 280,7 KL per hari atau sebesar 16,7 persen dari periode 23 Juni hingga 2 Juli bila dibandingkan dengan periode normal.

“Pertamina Patra Niaga pastikan kebutuhan energi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk saat periode libur Idul Adha 2023. Pertamina menghimbau, agar masyarakat menggunakan produk BBM berkualitas seperti Pertamax Series dan Dex Series dan LPG berkualitas seperti Brightgas,” tutup Brasto.

Baca Juga:Harga BBM Pertamina Mengalami Kenaikan Sejak Awal Juli 2023, Ini Daftar Terbaru untuk Seluruh Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak