Dengan program ini juga di harapkan akan terbentuk ekosistem baru bandara yang ramah lingkungan (eco airport) yang dapat menyediakan kawasan ramah lingkungan untuk hewan liar (ecowildlife) diluar kawasan bandara sehingga terjamin keselamatan penerbangan dari bahaya burung.
Kawasan mangrove dan cemara laut yang di tanam ini nantinya akan menjadi reservoir karbon dioksida (CO2) sehingga menjadi salah satu solusi dalam mengatasi perubahan iklim global/menurunkan pemasanasan global.
Hadir dalam kegiatan yang sama, Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) JBT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan bahwa program penanaman mangrove dan cemara laut ini sebagai salah satu program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) di lingkungan Pertamina Patra Niaga Regional JBT.
"Program penanaman mangrove ini sebagai program TJSL yang bergerak di bidang pilar lingkungan hidup untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin menjaga ekosistem darat dan juga untuk mereduksi emisi gas karbon," tutup Brasto.
Baca Juga:Harga BBM Pertamina Terbaru per Hari Ini, Cek Daftarnya