Tak Hanya Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Kota Semarang Makan Dana Umat Berkedok BMT

Pimpinan Ponpes menipu para korban berkedok investasi syariah melalui lembaga keuangan syariahBMT Khasanah yang ia dirikan

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 07 September 2023 | 16:28 WIB
Tak Hanya Pelecehan Seksual, Pimpinan Ponpes di Kota Semarang Makan Dana Umat Berkedok BMT
Ilustrasi Pimpinan Ponpes menipu para korban berkedok investasi syariah melalui lembaga keuangan syariah BMT Khasanah yang ia dirikan.

"Kok jadi kayak gini, saya merasa dibohongi. Saya kemudian inisiatif untuk melaporkan ke Polrestabes Semarang supaya jemaah yang mengikuti dia tidak terpengaruh," beber Slamet.

"BMT Khasanah hanya nama, bentuk operasional tidak jelas. Karena kekuasaan tunggal dan pengurusnya hanya dia," lanjutnya.

Awal Mula Pendirian BMT

Slamet menyebut korban penipuan nggak hanya dia. Ada sekitar 100 jemaah yang kemungkinan jadi korban investasi bodong Muh Anwar.

Baca Juga:Begini Cara Cek Nomor Rekening Terindikasi Penipuan via Portal Kemenkominfo

"Kita tertipu karena nggak pernah pakai logika, hanya pakai perasaan. Mungkin paling banyak bu dokter," tutur Slamet sembari menunjuk perempuan yang duduk didepannya.

Slamet lalu mengenang awal mula dia kepicut berinvetasi dan menjadi jemaah Muh Anwar setelah mendapat musibah di PHK sebagai sales pada tahun 1998.

Dia dikenalkan ke Muh Anwar oleh adik iparnya. Saat itu Slamet cukup senang bisa bertemu dengan Muh Anwar karena beban hidupnya berkurang lantaran sering mengikuti pengajian yang dipimpin langsung olehnya.

"Wah kebetulan ini yang saya cari. Karena sewaktu saya di PHK, saya kebingungan," paparnya.

Dari tahun ke tahun, perkumpulan pengajian yang dipimpin Muh Amwar pun berkembang menjadi pondok pesantren dan lembaga keuangan BMT.

Baca Juga:Viral! Dua Remaja Tukarkan 2 Kantong Recehan Di Restoran Emados Kramat Jati, Setelah Dihitung Ternyata...

"Dia bilang ke jemaah kalau kita begini aja tidak akan maju. Bagaimana kalau kita bikin lembaga pesantren dan lembaga keuangan. Sebagai jemaah kita tidak pernah punya pikiran negatif maupun curiga sedikit pun," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini