Kisah Berdirinya Suporter PSIS Semarang Panser Biru, Ternyata Lahir dari Keprihatinan Tragedi Manahan Solo

Kelompok suporter 'Panser Biru' turut mewarnai perjalanan manis dan pahitnya kiprah PSIS Semarang di kancah sepak bola Indonesia, begini kisah terbentuknya komunitas itu

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 13 September 2023 | 12:16 WIB
Kisah Berdirinya Suporter PSIS Semarang Panser Biru, Ternyata Lahir dari Keprihatinan Tragedi Manahan Solo
Suporter PSIS Semarang di Laga Perdana Kompetisi Liga 1 2022/2023 di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (24/7/2022). [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]
Suporter PSIS Semarang pada laga perdana Liga 1 2022 di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (24/7/2022). [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]
Suporter PSIS Semarang pada laga perdana Liga 1 2022 di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu (24/7/2022). [Suara.com/Budi Arista Romadhoni]

Diakuinya dinamika suporter zaman dulu dan sekarang masih nggak beda jauh. Suporter masih sering terpacing emosi serta terlibat bentrokan dengan suporter lawan.

Contoh yang terbaru, saat PSIS Semarang melawan Persib Bandung di pekan ke-9. Di Stadion Jatidiri sempat terjadi gesekkan lantaran suporter tuan rumah yang hadir meluapkan euforia secara berlebihan.

"Faktornya banyak. Salah satu pemicunya mungkin karena tidak puas dengan keputusan wasit. Itu bisa membuat suporter emosi," cetusnya.

Selama menjadi suporter sedari kelas 4 SD, Benny telah merasakan semua manis dan pahitnya dunia supoter. Kericuhan dan gesekkan antar suporter seolah telah menjadi makanan sehari-harinya.

Baca Juga:Kronologis Kericuhan Suporter Persija Jakarta vs Persib Bandung di Kawasan Stadion Patriot Candrabhaga Usai Laga Kemarin

"Saat away ke Bali, kami pernah dikepung dan diserang suporter Perseden Denpasar satu lapangan. Setelah kejadian itu, teman-teman pada bilang kapok dan nggak mau nonton lagi. Tapi besoknya nonton lagi," tuturnya.

Menurut Benny, teman-teman suporter memang memiliki keberanian diluar batas yang wajar. Mereka acap kali nekat melakukan hal-hal yang dapat membahayakan nyawa sendiri.

Namun, Benny mengingatkan suporter khusunya Panser Biru harus berubah dan lebih dewasa dalam menyikapi persoalan. Sebab tidak ingin peristiwa kanjuruhan terulang kedua kali di dunia sepak bola Indonesia.

Kontributor: Ikhsan

Baca Juga:Skor Persija vs Persib Berakhir Imbang, Suporter Chaos Lempar Botol ke Pemain

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini