Tak sampai di situ, Gus Iqdam merasa kaget karena mengaku tak pernah mendapatkan kunjungan maupun undangan dari pihak penyelenggara di Lamongan yang sempat viral. Bahkan, asistennya pun tidak pernah memberikan jadwal apapun terhadap penyelenggara.
“Ojo sampe koyo Lamongan ndek wingi (jangan sampai seperti Lamongan kemarin). Kulo yo ora ngeroso sowan, disowani (saya tidak merasa disowani), Jebor juga tidak merasa memberikan jadwal apa bagaimana. Tiba-tiba ada foto saya,” bongkar Gus Iqdam.
Lantaran hal itu, Gus Iqdam mengetahui bahwa terdapat jamaah yang sudah menyiapkan kue tart untuk menyambutnya merasa kecewa. Kue tart yang sengaja dilukis dengan gambar Gus Iqdam tak jadi diberikan.
“MasyaAllah, mesakke kulo (kasihan saya), nunggu di sana tidak ada aku. Kasihan ya. Ojo nemen-nemen sampean (jangan parah) wong pengajian kok ngapusi uwong nggih (orang pengajian kok menipu orang). Ojo nemen-nemen, bahaya,” pungkasnya.
Kontributor : Dinnatul Lailiyah