Mengenal Nyimas Utari Cucu Ki Ageng Mangir, Intelijen Mematikan di Kerajaan Mataram

Wanita cantik dan cerdas yang merupakan cucu Ki Ageng Mangir, Nyimas Utari mengabdikan diri sebagai intelijen di Kerajaan Mataram Islam

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 22 November 2023 | 10:16 WIB
Mengenal Nyimas Utari Cucu Ki Ageng Mangir, Intelijen Mematikan di Kerajaan Mataram
Cucu Ki Ageng Mangir, Nyimas Utari. [Sumber foto YouTube: Embara Lensa]

Keduanya kemudian menikah dan menjadi pasangan intelijen yang mematikan. Mereka menyamar sebagai pebisnis yang memiliki kapal yang kemudian disewa oleh VOC untuk mengangkut meriam dari Madagaskar.

Hubungan bisnis ini membuat keduanya tak dicurigai dan bahkan diterima di kalangan VOC. Mereka seringkali diundang dalam perjamuan-perjamuan VOC yang membuat Nyimas Utari akrab dengan istri J.P. Coen. Dengan begitu, ia memiliki akses lebih untuk mengetahui kondisi VOC.

Pada penyerangan kedua Sultan Agung, yakni pada tahun 1629, Nyimas Utari menggunakan kesempatannya untuk membunuh istri dan anak-anak J.P Coen dengan memberikan racun pada minumannya.

Di tengah gempuran dari Kerajaan Mataram tersebut, J.P. Coen panik dengan kematian istri dan anak-anaknya. Ia tidak menyadari gerakan pasangan intelijen tersebut. Bahkan, pada masa itu pula, Mahmudin menyelinap ke ruangan J.P Coen dan menghabisi nyawanya.

Baca Juga:Waspada! Hujan Lebat Disertai Petir Berpotensi Terjadi di Jawa Tengah pada Jumat 17 November 2023

Bahkan, agar menjadi bukti bahwa ia berhasil, Nyimas Utari memenggal kepala J.P. Coen dengan pedang suaminya. Pasangan ini kemudian berusaha membawa kabur kepala sang Gubernur Jenderal VOC. Namun, dalam pelarian, keduanya dihujani peluru meriam. Nyi Mas Utari akhirnya meninggal di tempat.

Mahmudin membopong jasad istrinya hingga desa keramat, Tapos, Bogor, Jawa Barat. Di situlah Nyi Mas Utari dimakamkan. Sedangkan, kepala J.P. Coen diserahkan kepada Raden Bagus Wonoboyo dan diserahkan ke Mataram. Kepala J.P Coen itu kemudian dimakamkan di tangga makam raja-raja Mataram di Imogiri Bantul.

Kontributor : Dinnatul Lailiyah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini