"Timingnya sudah jelas, ini timing untuk memperkuat dan menaikkan eletabilitas 02 melalui dukungan atau penggiringan opini bahwa keberhasilan Jokowi harus dilanjutkan," imbuhnya.
Gerakan operasi ini sebetulnya bisa berpengaruh terhadap elektabilitas Prabowo-Gibran di kalangan akademisi. Bahkan menguatkan mereka untuk terus menyuarakan soal standar etika dan iklim demokrasi yang semakin tergerus.
Namun, operasi semacam ini tidak begitu berpengaruh negatif terhadap para pemilih di kalangan masyarakat biasa. Wahid yakin operasi pengkondisian rektor tersebut sudah tersistem dan terukur.
"Saya yakin ini bukan inisiatif kepolisian daerah Jawa Tengah. Operasi ini bagian dari sistem. Apalagi semangat satu putaran semakin kencang digaungkan," tandasnya.
Baca Juga:Mengenal Buraq, Mahkluk yang Mengantarkan Nabi Muhammad SAW Melakukan Isra Miraj
Kontributor : Ikhsan