Banjir Demak Disebut Tanda Munculnya Selat Muria, Simak Sejarah dan Penyebab Selat Itu Hilang

Selat muria makin sering dibahas saat banjir yang menggenangi Kabupaten Demak

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 20 Maret 2024 | 15:16 WIB
Banjir Demak Disebut Tanda Munculnya Selat Muria, Simak Sejarah dan Penyebab Selat Itu Hilang
Sejumlah warga memperkuat tanggul aliran Sungai Jeratun di Desa Tugu Ngemplik, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang melimpas ke persawahan dan pemukiman. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Beberapa kota di sekitarnya, seperti Jepara, Demak, Pati, Kudus, Purwodadi, hingga Rembang yang berada di kaki Gunung Muria menjadi saksi sejarah hilangnya selat tersebut.

Terlepas dari hal itu, rumor munculnya Selat uria tersebut semakin ramai diperbincangkan di media sosial lantaran satelit memperlihatkan daerah Demak dan sekitarnya menjadi biru akibat genangan air yang tak kunjung surut.

Penampakan Demak dan sekitarnya pada satelit tersebut kemudian dikaitkan dengan bentuk terakhir Selat Muria sebelum menghilang. 

Kontributor : Dinnatul Lailiyah

Baca Juga:Kabupaten Demak Banjir Lagi, Kondisi Tanggul Sungai Perlu Dievaluasi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini