"Kami juga telah meminta untuk segera dilakukan penutupan terhadap rekahan atau retakan tanah yang muncul. Material longsoran yang menutup akses jalan penghubung Desa Punggelan dengan Desa Jembangan telah disingkirkan, sehingga bisa dilalui kembali," paparnya.
Di samping itu, kata dia, Pemdes Punggelan bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) setempat telah mendirikan pos pantau pergerakan tanah maupun pengaturan lalu lintas secara mandiri.
Terkait dengan penanganan lanjutan, dia mengatakan dalam waktu dekat akan dilakukan kajian geologi terhadap lokasi pergerakan tanah maupun lahan untuk relokasi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.
"Penanganan lokasi terdampak sebaiknya menunggu cuaca cerah atau musim kemarau, karena dimungkinkan masih bisa terjadi longsor susulan ketika turun hujan," kata Andri.
Baca Juga:Asyiknya Ngabuburit Sambil Panahan di Banjarnegara