Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Cilacap, Sri Murniati mengatakan kegiatan ini ditujukan agar dapat mempersiapkan tim penanggulangan bencana manakala terjadi kedaruratan khususnya untuk kegiatan perminyakan.
"Harapannya setelah simulasi gladi kedaruratan dilakukan, khususnya PT Pertamina Patra Niaga, dapat melakukan evakuasi secara dini manakala terjadi tindak kedaruratan dengan segera melakukan pemblokiran agar dampak lingkungan tidak menyebar luas. Tentunya dibantu dari Tim Reaksi Cepat, kemudian dari Kabupaten Cilacap yang dibagi sesuai tupoksi (tugas, pokok, dan fungsi) masing-masing," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Aji Anom Purwasakti mengatakan, menjadi suatu kehormatan bagi PT Pertamina Patra Niaga JBT untuk bekerja sama dengan seluruh stakeholder yang terkait dalam gladi kedaruratan ini di Kabupaten Cilacap. Dalam melakukan penyaluran BBM melalui FT Lomanis ke Jawa Tengah, DIY, hingga Jawa Barat dan DKI Jakarta, membutuhkan kesiapsiagaan dalam mengahadapi kondisi kedaruratan.
"Setiap bulannya kami melakukan latihan penanganan kedaruratan seperti penanggulangan kebakaran, dan juga setiap tahunnya kami melaksanakan Organisasi Keadaan Darurat (OKD). Pertamina Patra Niaga JBT paham untuk menghadapi keadaan darurat membutuhkan bantuan dari stakeholder terkait baik dan kami berterima kasih karena sudah dilibatkan dalam gladi kedaruratan ini. Pertamina Patra Niaga JBT juga berkomitmen untuk selalu mendukung kondisi kesiapsiagaan dalam menangani keadaan kedaruratan demi kelancaran pemenuhan kebutuhan masyarakat," tutup Aji Anom.
Baca Juga:Tak Ada Kelangkaan di Semarang, Stok LPG 3 Kg di Pangkalan Aman