Peserta BPJS Kesehatan Jateng dan DIY Capai 97 Persen, Pelayanan Cukup dengan NIK

Peserta BPJS Kesehatan di Jateng dan DIY sudah mencapai 97 persen atau 40.750.497 jiwa per 1 Juni 2024 ini

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 11 Juni 2024 | 22:33 WIB
Peserta BPJS Kesehatan Jateng dan DIY Capai 97 Persen, Pelayanan Cukup dengan NIK
Pertunjukan wayang di Klinik Pratama Eny di Baturetno, Banguntapan, Kabupaten Bantul. [Suara.com/Budi Arista R]

SuaraJawaTengah.id - BPJS Kesehatan memastikan pelayanan Kesehatan di Jawa Tengan dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus ditingkatkan.

Apalagi, kepesertaan di kedua provinsi itu sudah hampir 100 persen tercover asuransi milik pemerintah Indonesia tersebut.

Deputi Direksi Wilayah VI Jateng-DIY BPJS Kesehatan Mulyo Wibowo mengungkapkan peserta JKN untuk berobat cukup hanya dengan menunjukkan KTP elektronik atau nomor induk kependudukan (NIK).

"Kini peserta sudah 97 persen atau 40.750.497 jiwa masyarakat Jateng dan DIY per 1 juni sudah tercover BPJS Kesehatan," ucapnya saat Workshop dan Media Gathering BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VI tahun 2024 di Yogyakarta, Selasa (11/6/2024)

Baca Juga:Tranformasi Mutu Layanan JKN, BPJS Kesehatan Jamin Tak Ada Diskriminasi Peserta di Rumah Sakit

Mulyo menyebut jumlah kepesertaan itu bisa terwujud oleh peran pemerintah daerah yang aktif mendaftarkan masyarakat melalui program Universal Health Coverage (UHC).

"Di jateng masih ada 4 kabupaten yang belum sampai 95 persen. DIY bisa dikatakan sudah 100,19 persen," ucapnya.

Selain itu, ia menyebut pelayanan BPJS Kesehatan kini sudah berbeda dengan tahun-tahun sebulumnya. Bahkan sudah tidak lagi mewajibkan peserta mengumpulkan fotocopy KTP maupun Kartu Keluarga (KK).

"Semua sudah digital, dengan mudah dan cukup NIK. Tapi kami juga masih beri pelayanan tatap muka, ada di kantor cabang, mobil keliling. Non tatap muka, kami ada web, mobile JKN, pandawa dengan layanan WA," ujarnya.

Bahkan, ia menyebut masyarakat kini tidak perlu datang subuh untuk berobat ke klinik atau faskes dan rumah sakit.

Baca Juga:Info Penting Bagi Pemudik, Tetap Bisa Manfaatkan BPJS Kesehatan saat Berada di Kampung Halaman

"Antrian online sudah kami terapkan, finger print, terbaru nanti akan ada inovasi dengan face recognition," ujarnya.

Sementara itu, Solikah Ulfa Kesuma, dokter di Klinik Pratama Eny di Baturetno, Banguntapan, Kabupaten Bantul mengakui sudah menerapkan pendaftaran cukup dengan KTP elektronik.

Pihaknya pun juga melakukan beragam inovasi untuk memberikan kenyamanan kepada para pasien yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

"Klinik Pratama Eny tidak sekedar tempat berobat, tapi menjadi rumah inspiratif bagi para pengunjungnya, Melayani pasien dengan pendekatan budaya dan bhinneka tunggal ika," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak