Padi Anti Rob dari BRIN, Solusi Ketahanan Pangan di Pesisir Semarang

Padi Biosalin yang merupakan hasil riset dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yang diterapkan di lahan rob

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 05 Juli 2024 | 07:42 WIB
Padi Anti Rob dari BRIN, Solusi Ketahanan Pangan di Pesisir Semarang
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu melakukan penebaran benih padi varietas Biosalin yang ditanam di lahan tidur imbas rob air laut di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Kamis (4/7/2024). [Istimewa]

Nantinya, kata dia, setelah 21 hari masa tanam, padi akan dipindahkan ke tanah yang sudah diolah dan digemburkan menggunakan traktor berbahan Petasol.

"BRIN terus mendorong atau mensupport Pemerintah Kota Semarang dan juga petani untuk bisa memanfaatkan lahan-lahan tidur menjadi lahan produktif dan menghasilkan padi, sehingga bisa mensejahterakan masyarakat pesisir," bebernya.

"Di Kelurahan Mangunharjo ini masih banyak lahan tidur, tapi dengan riset ini, kami lakukan uji coba di 50 ribu meter persegi lahan tidur untuk menanam padi Biosalin. Kita akan tunggu 21 hari lagi untuk pindah tanam," sebut dia.

Baca Juga:Hasil Survei Mengejutkan! Mbak Ita atau Yoyok Sukawi, Siapa Pemenang Hati Rakyat Semarang?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini