Menakar Peluang Kandidat Pilwalkot Semarang 2024: Dari Faktor Idealisme hingga Transaksional

Perhelatan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2024 pada 27 November akan berlangsung empat bulan lagi

Budi Arista Romadhoni
Senin, 29 Juli 2024 | 18:11 WIB
Menakar Peluang Kandidat Pilwalkot Semarang 2024: Dari Faktor Idealisme hingga Transaksional
Kantor Pemerintah Kota Semarang. [ANTARA/Zuhdiar Laeis]

Pertama, adalah kategori idealis, alasan memilih dari kategori ini adalah kualitas dari kandidat. Dapat juga dikategorikan sebagai pemilih yang kritis, yang akan memilih kandidat dengan program-program yang ditawarkan.

"Lalu, di kategori loyalis yakni dengan alasan memilih dari kelompok ini adalah loyal (setia) bisa pada pribadi kandidat atau partai politik tertentu. Kemudian, ada kategori transaksi yang alasan memilih dari kelompok ini berdasar transaksi tertentu, bisa imbalan, fasilitas dan lainnya. Terakhir, merupakan kategori mengambang, dan kelompok ini sukar untuk ditebak mau memberikan dukungan kepada kandidat tertentu," terangnya.

Sebelumnya, calon Walikota Semarang untuk Periode 2024-2029 juga beredar nama lainnya, yakni Bupati Kendal, Dico Ganinduto. Di Semarang sendiri, Dico merupakan sosok baru, yang juga kader Partai Golkar.

Dico sempat ingin maju sebagai calon Gubernur Jawa Tengah, tapi oleh partainya ditugaskan untuk berlaga di Pilkada Kota Semarang dan saat ini belum memiliki kendaraan partai politik yang cukup untuk maju.

Baca Juga:Kantongi Rekomendasi PAN, Yoyok Sukawi Selangkah Lebih Dekat Menuju Kursi Wali Kota Semarang

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini