Pemprov Jateng Raih Nilai MCP Tertinggi, Ini Indikator Keberhasilannya

Jateng raih nilai MCP KPK tertinggi (95,56) atas upaya pencegahan korupsi. Penghargaan diterima Wagub Taj Yasin. Tiga kabupaten lain juga diapresiasi.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 19 Maret 2025 | 14:01 WIB
Pemprov Jateng Raih Nilai MCP Tertinggi, Ini Indikator Keberhasilannya
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin. [Dok Humas]

SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat pencapaian signifikan dalam tata kelola pemerintahan dengan meraih nilai tertinggi dalam Monitoring Center for Prevention (MCP) yang dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pada tahun 2024, nilai MCP Pemprov Jateng mencapai 95,56, meningkat dari tahun sebelumnya yang berada di angka 90,80.

Penghargaan atas capaian ini diserahkan langsung oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto, kepada Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, dalam acara Rapat Koordinasi Kepala Daerah di Wilayah D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, yang digelar di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, pada Rabu, 19 Maret 2025.

Apa Itu MCP dan Mengapa Penting?

Baca Juga:BRI Semarang dan PSMTI Berkolaborasi, Gelar Aksi Sosial dan Edukasi

Monitoring Center for Prevention (MCP) adalah sistem yang dikembangkan oleh KPK untuk memantau upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan daerah. Program ini menilai kinerja pemerintah dalam delapan area strategis, yaitu:

  1. Perencanaan dan penganggaran APBD.
  2. Pengadaan barang/jasa yang transparan.
  3. Pelayanan publik yang bebas pungli.
  4. Penguatan peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).
  5. Manajemen kepegawaian yang profesional.
  6. Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) yang akuntabel.
  7. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  8. Administrasi pengadaan barang dan jasa yang tertib.

Menurut Taj Yasin, keberhasilan ini menunjukkan bahwa komitmen integritas di lingkungan Pemprov Jateng, termasuk di tingkat kabupaten/kota, telah berjalan dengan baik.

“Kita perkuat di Administrasi Pengadaan Barang dan Jasa (APBJ). Kita tidak mau bermain-main. Bupati, wali kota, gubernur itu benar-benar harus punya integritas yang tinggi,” ujarnya.

Tren peningkatan nilai MCP di Jawa Tengah dinilai sebagai hasil dari kerja keras seluruh jajaran ASN dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih. Taj Yasin pun mengapresiasi kontribusi ASN di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dalam mempertahankan integritas.

“Insya Allah ke depan kita bisa mempertahankan apa yang sudah kita capai dan bahkan meningkatkannya,” tambahnya.

Baca Juga:Purwokerto Half Marathon 2025 Resmi Diluncurkan, Targetkan 8.000 Pelari

Selain Pemprov Jateng, tiga kabupaten di Jawa Tengah juga mendapatkan apresiasi serupa dari KPK, yakni Kabupaten Sragen, Batang, dan Wonogiri. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan praktik pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak