Geger 'Rojo Tikus' Sujiwo Tejo: Menyaksikan Ironi Negeri, Telanjangi Praktik Korupsi Sistemik

Teater Lingkar kolaborasi dengan Sujiwo Tejo sukses mementaskan "Rojo Tikus" di Demak, sebuah kritik sosial tajam tentang korupsi lewat inovasi Pakeliran Multidimensi

Budi Arista Romadhoni
Senin, 11 Mei 2026 | 16:03 WIB
Geger 'Rojo Tikus' Sujiwo Tejo: Menyaksikan Ironi Negeri, Telanjangi Praktik Korupsi Sistemik
Budayawan Sujiwo Tejo saat manggung di Teater Lingkar. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Teater Lingkar dan Sujiwo Tejo menampilkan pementasan "Rojo Tikus" di Stadion Sultan Fatah, Demak, pada Sabtu malam, 9 Mei 2026.
  • Lakon tersebut mengkritik praktik korupsi melalui kisah pemimpin "Partai Tikus" yang terjebak dalam sistem rakus meskipun ingin bertobat.
  • Pementasan ini sukses memadukan inovasi seni tradisi pakeliran multidimensi sebagai sarana penyampaian kritik sosial yang relevan bagi masyarakat modern.

SuaraJawaTengah.id - Halaman Stadion Sultan Fatah Kabupaten Demak berubah menjadi arena kritik sosial yang gelap namun memukau pada Sabtu malam (9/5/2026).

Ribuan pasang mata tersedot ke dalam atmosfer dramatik "Rojo Tikus", sebuah pementasan Pakeliran Multidimensi garapan Teater Lingkar yang berkolaborasi dengan budayawan Sujiwo Tejo.

Di bawah tata cahaya temaram dan iringan musik fusi gamelan-diatonis yang mencekam, penonton tidak hanya disuguhi tontonan estetis, tetapi juga diajak menertawakan realitas pahit negeri ini.

Lakon ini menyoroti Wirog Bawono, penguasa Negeri Sahara—sosok "raja tikus" berdasi yang memimpin gerombolan "Partai Tikus" dengan jargon hidup nan hedonis: "berbuncit, berdecit, berduit".

Baca Juga:Borobudur Mawayang: Sujiwo Tejo dan Sindhunata Hidupkan Kisah Ambigu Sang Rahvana

Ironi paling menohok terjadi ketika sang Raja Tikus yang bergelimang harta hasil korupsi tiba-tiba diguncang keinginan untuk bertobat.

Namun, alih-alih didukung, niat suci ini justru ditentang keras oleh istri dan leluhurnya sendiri, Kakek Jinada.

Ia dipaksa tetap rakus demi menjaga "martabat" para tikus pengerat rakyat. Sebuah metafora tajam tentang bagaimana sistem korupsi seringkali menjerat pelakunya hingga tak bisa keluar.

Sindiran sosial yang dibalut humor hitam dan dialog filosofis khas Sujiwo Tejo menjadi kekuatan utama yang membius penonton. Gelak tawa getir hingga keheningan reflektif silih berganti mengisi malam itu.

“Saya sangat mengapresiasi antusias para penonton malam ini. Ini menunjukkan ruang budaya dan seni pertunjukan yang kritis masih sangat dicintai masyarakat,” ujar Sujiwo Tejo usai pementasan yang didukung Kementerian Kebudayaan RI dan LPDP ini.

Baca Juga:Banjir Semarang-Demak Makin Parah! Gubernur Luthfi Minta Percepat Pengerukan Kolam Retensi Terboyo

Pementasan ini bukan sekadar teater biasa. Sutradalang Teater Lingkar, Sindhunata Gesit Widiharto, S.Sn., M.Sn., menjelaskan konsep "Pakeliran Multidimensi" sebagai upaya radikal menyegarkan seni tradisi.

Sindhu tidak hanya duduk di balik layar (kelir), tetapi turun langsung berinteraksi dengan aktor teater, penari, dan visual artistik di panggung megah tersebut.

Menurut Sindhu, inovasi ini adalah wujud semangat "Teteg, Tekun, Teken, Tekan" untuk meneruskan jejak almarhum MasTon Lingkar dalam merawat kebudayaan agar tetap relevan.

“Kami ingin membuktikan Teater Lingkar tetap hidup dan urup (menyala) dengan karya-karya yang fresh. Konsep ini adalah ruang bagi anak muda untuk mencintai kembali seni tradisi tanpa kehilangan sentuhan modernitas,” tegasnya.

Melalui "Rojo Tikus", Teater Lingkar sukses membuktikan bahwa seni tradisi, jika dikemas dengan kebaruan dan keberanian melontarkan kritik, memiliki daya hidup yang luar biasa di tengah masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak