Demi Good Governance, Gubernur Jateng Izinkan BPK 'Obok-Obok' 7 Sektor Vital

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mendukung penuh pemeriksaan BPK di 7 sektor vital, termasuk rumah sakit dan Bank Jateng, demi mewujudkan good governance.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 13 Oktober 2025 | 19:58 WIB
Demi Good Governance, Gubernur Jateng Izinkan BPK 'Obok-Obok' 7 Sektor Vital
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat bersama BPK Jateng. [Dok Humas]
Baca 10 detik
  • Gubernur Ahmad Luthfi dukung penuh pemeriksaan BPK sebagai langkah wujudkan pemerintahan bersih.
  • BPK periksa 7 objek vital di Pemprov Jateng, termasuk RSUD, Bank Jateng, hingga aset daerah.
  • Pemeriksaan juga mencakup kinerja Pemprov Jateng dalam upaya meningkatkan program ketahanan pangan.

SuaraJawaTengah.id - Gebrakan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih atau clean government and good governance digaungkan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Ia memberikan lampu hijau dan dukungan penuh kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk 'mengobok-obok' tujuh sektor vital di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

Langkah tegas ini disampaikan Luthfi saat menghadiri entry meeting dengan BPK Perwakilan Jawa Tengah di Kantor Gubernur, Semarang, pada Senin (13/10/2025).

Menurutnya, pemeriksaan ini adalah sebuah keharusan untuk menjaga kesehatan organisasi pemerintahan yang dipimpinnya.

Baca Juga:Awas! Gubernur Luthfi Wanti-wanti ke Kades, Gandeng Aparat Kawal Dana Desa Rp7,9 T di Jateng

"Pemeriksaan ini objek dan materinya jelas, artinya Pemprov Jateng harus mendukung, karena ini untuk kesehatan organisasi," kata Luthfi di hadapan para pejabat.

Luthfi menegaskan bahwa seluruh organisasi di lingkungan Pemprov Jateng, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), merupakan motor penggerak pembangunan.

Oleh karena itu, kinerja dan pengelolaan keuangannya harus transparan dan akuntabel. Ia memandang audit BPK bukan sebagai ancaman, melainkan keuntungan strategis.

"Pemeriksaan ini menguntungkan, karena kita cepat tahu apa yang harus dilakukan terkait keuangan, kinerja, dan sebagainya," tambahnya.

Dukungan serupa juga datang dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno.

Baca Juga:Jateng Banjir Beras 1,5 Juta Ton, Gubernur Ahmad Luthfi Cemas Panen 'Disedot' Daerah Lain

Ia menyebut pemeriksaan eksternal oleh BPK layaknya sebuah assessment yang lebih objektif untuk menilai apakah kebijakan dan program yang dijalankan Pemprov sudah berada di jalur yang benar.

"Assessment dari luar akan lebih cermat, karena perspektifnya berbeda. Itu akan menjadi bagian untuk melakukan perbaikan," ujar Sumarno.

Untuk memastikan hasil pemeriksaan akurat, Sumarno menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan BUMD yang menjadi objek audit untuk bersikap kooperatif dan transparan.

Ia meminta agar semua data yang dibutuhkan diberikan apa adanya, sehingga rekomendasi dari BPK nantinya benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

7 Sektor Vital yang Jadi Sasaran BPK

Pemeriksaan BPK kali ini tidak main-main. Ada tujuh objek dan tema yang menjadi fokus utama, menyasar sektor-sektor krusial yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik dan pendapatan daerah.

Lingkup pemeriksaan mencakup kepatuhan atas pengelolaan pajak dan retribusi daerah, pengelolaan aset atau barang milik daerah, serta proses pengadaan barang dan jasa.

Tak hanya itu, BPK juga akan menyelami operasional dua rumah sakit besar, yakni RSUD dr Moewardi dan RSUD Prof dr Margono Soekarjo.

Sektor perbankan daerah juga tak luput dari pengawasan ketat, meliputi operasional Bank Jateng dan PT BPR BKK Jateng (Perseroda).

Di luar itu, BPK juga melakukan pemeriksaan kinerja tematik terkait upaya Pemprov Jateng dalam meningkatkan ketahanan pangan, sebuah isu strategis nasional.

Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H Rahmatullah, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan pendahuluan pada September 2025. Sasarannya adalah kegiatan yang menggunakan anggaran tahun 2024 hingga triwulan III tahun 2025.

"Tujuannya untuk menilai tingkat kepatuhan dan efektivitas kinerja dari tujuh tema tersebut," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak