Wajib Tahu! 5 Pertolongan Pertama Saat Mobil Terendam Banjir Biar Tidak Rusak Total

Tangani mobil terendam banjir: lepas aki, jangan starter, hubungi derek, cek semua oli, dan keringkan interior segera untuk hindari kerusakan fatal.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 03 Desember 2025 | 10:47 WIB
Wajib Tahu! 5 Pertolongan Pertama Saat Mobil Terendam Banjir Biar Tidak Rusak Total
Ilustrasi mobil terendam banjir. [Freepik.com/Alexandre Rotenberg]
Baca 10 detik
  • Segera lepas kedua kutub aki mobil untuk menghentikan aliran listrik guna mencegah korsleting pada komponen elektronik sensitif.
  • Jangan pernah mencoba menyalakan mesin setelah mobil terendam karena berisiko menyebabkan *water hammer* fatal pada ruang bakar.
  • Hubungi layanan derek atau asuransi, periksa kontaminasi air pada semua oli, dan keringkan interior mobil secepatnya.

3. Hubungi Asuransi atau Bengkel dan Biarkan Mobil Diderek

Setelah aki dicabut dan kondisi stabil, segera hubungi bengkel, layanan towing, atau asuransi.

Jangan memaksa menghidupkan mesin dan jangan memindahkan mobil sendiri jika air masih tinggi.

Menyeret mobil saat ban atau rem masih terendam juga berisiko merusak bagian bawah kendaraan.

Baca Juga:Awal Pekan Cuan: 4 Link DANA Kaget Siap Bikin Kantong Tebal Rp99 Ribu, Jadi Penyemangat Hari Ini!

Situasi lebih berbahaya jika terjadi banjir bandang karena mobil dapat terseret arus.

Menderek mobil ke bengkel lebih aman dan mencegah kerusakan tambahan pada sistem kelistrikan dan sistem pelumasan.

4. Periksa Semua Oli untuk Menghindari Kerusakan Mesin

Jika tinggi air mencapai setengah ban atau lebih, air berpotensi masuk ke berbagai komponen pelumas. Semua jenis oli berikut wajib diperiksa:

  • Oli mesin
  • Oli transmisi
  • Oli gardan
  • Oli power steering
  • Minyak rem

Jika oli berubah warna menjadi putih susu atau keruh, artinya sudah terkontaminasi air dan harus diganti segera.

Baca Juga:Bukan Hanya Surplus! Ini Komitmen Gubernur Luthfi untuk Jadikan Jateng 'Benteng' Pangan Nasional

Menjalankan mobil dengan oli tercampur air dapat membuat gesekan internal meningkat dan merusak mesin hanya dalam hitungan menit.

Jika oli mesin berubah menjadi susu, jangan jalankan mobil sama sekali. Panggil teknisi untuk menggantinya di tempat atau derek ke bengkel.

5. Bongkar dan Keringkan Interior Mobil

Jika air masuk ke kabin, segera bongkar jok, karpet dasar, dan peredam kabin.

Air yang terjebak di dalam kabin akan menimbulkan jamur, bakteri, bau busuk, karat, serta risiko kerusakan modul elektronik yang biasanya berada di bawah kursi. Banyak mobil modern menyimpan modul transmisi dan modul audio di area tersebut, sehingga kerusakan dapat sangat mahal.

Proses pengeringan interior idealnya dikerjakan profesional karena pemasangan ulang cukup rumit dan memakan waktu beberapa hari.
Jika dibiarkan lebih dari dua hari, kabin akan menjadi lembab dan menimbulkan jamur yang sulit dihilangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak