Suzuki Fronx vs Honda WR-V: Ini 9 Perbandingan Lengkap yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli

Suzuki Fronx vs Honda WR-V: Adu SUV kompak. Fronx unggul fitur keselamatan & harga kompetitif. WR-V unggul ground clearance & tenaga mesin.

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 16 Januari 2026 | 10:33 WIB
Suzuki Fronx vs Honda WR-V: Ini 9 Perbandingan Lengkap yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
Ilustrasi Suzuki Fronx dan Honda WR-V. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Honda WR-V unggul ground clearance 220 mm dan mesin 1.5L bertenaga 121 PS, sementara Fronx lebih sporty.
  • Suzuki Fronx menonjol dengan kelengkapan 12 fitur ADAS dan enam airbag pada semua varian modelnya.
  • Fronx hadir dengan harga mulai Rp295 juta; WR-V cenderung sedikit lebih mahal serta memerlukan pajak tahunan tinggi.

SuaraJawaTengah.id - Persaingan mobil SUV kompak di Indonesia semakin ramai. Dua nama yang kerap dibandingkan adalah Suzuki Fronx dan Honda WR-V.

Keduanya bermain di segmen harga yang relatif berdekatan, sama-sama mengusung desain SUV ringkas, namun menawarkan karakter yang berbeda.

Dari fitur keselamatan hingga rasa berkendara, berikut rangkuman perbandingan keduanya berdasarkan pengalaman langsung dan spesifikasi yang diungkap.

1. Desain Eksterior: Sporty vs Elegan

Baca Juga:Perbandingan Suzuki Ertiga dan Nissan Grand Livina: Duel Low MPV Keluarga 100 Jutaan

Dari tampilan luar, perbedaan karakter langsung terasa. Honda WR-V tampil lebih elegan dan rapi, dengan kesan SUV mini yang cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.

Sementara Suzuki Fronx tampil lebih sporty dan agresif, dengan garis desain yang tegas dan aura crossover yang kuat.

Suzuki Fronx juga terlihat lebih berani dengan desain lampu menyambung kiri-kanan, roof rail yang kokoh, serta elemen visual yang menonjolkan kesan modern. Soal selera, keduanya jelas menyasar preferensi konsumen yang berbeda.

2. Dimensi dan Ground Clearance

Honda WR-V memiliki ground clearance 220 mm, lebih tinggi dibanding Fronx yang berada di kisaran 170 mm. Angka ini membuat WR-V lebih unggul untuk menghadapi jalan rusak atau semi-off-road.

Baca Juga:7 Mobil Keluarga Irit BBM Tahun Muda Di Bawah 100 Juta, Layak Dibeli Tahun Ini!

Di sisi lain, Fronx menawarkan dimensi yang lebih rendah dan kompak, sehingga terasa lebih stabil di jalan aspal dan manuver perkotaan.

3. Mesin dan Performa

Honda WR-V dibekali mesin 1.5L dengan tenaga 121 PS dan torsi 145 Nm, dipadukan dengan transmisi manual 6 percepatan atau CVT. Karakter mesinnya terasa lebih responsif saat akselerasi awal.

Suzuki Fronx menggunakan mesin 1.5L K15C dengan tenaga sekitar 100 PS dan torsi 135 Nm, tersedia dalam transmisi manual 5 percepatan dan otomatis 6 percepatan konvensional. Fronx juga menawarkan varian mild hybrid yang menitikberatkan efisiensi bahan bakar.

Bagi pengemudi yang menyukai sensasi perpindahan gigi, transmisi otomatis konvensional Fronx menjadi nilai tambah tersendiri.

4. Fitur Keselamatan: ADAS Jadi Pembeda

Di sektor keselamatan, Suzuki Fronx cukup mencuri perhatian. Mobil ini dibekali Suzuki Safety Support dengan total hingga 12 fitur ADAS, serta 6 airbag di semua varian, sesuatu yang jarang ditemukan di kelasnya.

Honda WR-V varian tertinggi dibekali Honda Sensing, namun fitur ini hanya tersedia pada varian tertentu. Untuk varian non-Sensing, kelengkapan fitur keselamatan tentu lebih terbatas.

5. Interior dan Kenyamanan Kabin

Masuk ke kabin, nuansa keduanya berbeda. WR-V cenderung menggunakan warna gelap yang memberi kesan sporty, namun bagi sebagian orang terasa lebih sempit. Fronx justru terasa lebih lapang karena kombinasi warna interior dan pencahayaan yang lebih terang.

Suzuki Fronx unggul dengan kehadiran blower AC baris kedua, port USB dan Type-C, serta head unit yang sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara wireless. Honda WR-V juga mendukung konektivitas, meski tampilannya dianggap lebih menyerupai head unit aftermarket.

6. Fitur Praktis Harian

Fronx memiliki beberapa fitur kecil yang terasa fungsional, seperti sistem penguncian pintu bertahap dan separator bagasi untuk menyembunyikan barang. Honda WR-V unggul dengan fitur auto lock walk away, yang otomatis mengunci mobil saat pengemudi menjauh.

Keduanya masih menggunakan rem tangan manual dan belum dilengkapi paddle shift.

7. Rasa Berkendara

Saat dikendarai, Honda WR-V terasa lebih empuk di kecepatan rendah, namun suspensinya bisa terasa memantul di jalan bergelombang. Suzuki Fronx terasa lebih stabil saat melaju di jalan aspal mulus, meski karakter suspensinya lebih firm.

Preferensi berkendara akan sangat bergantung pada kebiasaan dan kebutuhan pengguna.

8. Harga dan Program Penjualan

Suzuki Fronx ditawarkan dengan harga mulai sekitar Rp295 juta hingga Rp321,9 juta untuk varian tertinggi. Suzuki juga menawarkan berbagai program penjualan seperti cashback dan bunga 0 persen untuk tenor tertentu.

Honda WR-V umumnya berada di harga sedikit lebih tinggi, dengan catatan biaya pajak tahunan yang disebut relatif mahal di kelasnya.

9. Untuk Siapa Masing-Masing Mobil?

Honda WR-V cocok bagi pengguna yang menginginkan tenaga lebih besar, ground clearance tinggi, dan transmisi CVT yang halus. Suzuki Fronx lebih cocok bagi konsumen yang mengutamakan fitur keselamatan lengkap, efisiensi, dan karakter sporty dengan harga lebih kompetitif.

Suzuki Fronx dan Honda WR-V sama-sama menawarkan nilai menarik di segmen SUV kompak. Tidak ada jawaban mutlak soal mana yang lebih baik. Kunci utama ada pada kebutuhan, gaya berkendara, serta prioritas fitur masing-masing calon pembeli. Uji coba langsung melalui test drive tetap menjadi langkah terbaik sebelum menentukan pilihan akhir.

Kontributor : Dinar Oktarini

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak