7 Fakta Mengerikan Kasus Ayah Perkosa Anak Kandung di Magelang

Ayah di Magelang perkosa putri kandung berulang sejak 2022, gunakan tipu muslihat, ancaman bunuh ibu, & pura-pura kerasukan. Ada dugaan korban lain.

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:43 WIB
7 Fakta Mengerikan Kasus Ayah Perkosa Anak Kandung di Magelang
Ilustrasi pemerkosaan atau pencabulan. [Suara.com/Iqbal Asaputro]
Baca 10 detik
  • Seorang ayah kandung berinisial MA (48) di Magelang diduga berulang kali memperkosa putrinya NA (17) sejak Desember 2022.
  • Pelaku menggunakan modus tipu muslihat, termasuk pura-pura kerasukan dan mengancam melukai ibu korban agar tidak ditolak.
  • MA ditahan dan dijerat pasal berlapis atas kekerasan seksual yang dilakukan dalam lingkungan rumahnya sendiri.

Modus ini digunakan untuk menakut-nakuti dan memaksa korban agar patuh tanpa perlawanan.

5. Ancaman Melukai Ibu Korban Jika Menolak

Ketika korban sempat menolak, MA tidak segan-segan menggunakan ancaman yang lebih kejam.

"Modusnya kalau tidak mau (melayani), melukai ibunya. Jadi, ibunya yang dipukul atau dilakukan kekerasan. Sehingga anak kasihan kepada ibunya,” jelas AKP Iwan Kristiana.

Baca Juga:9 Tempat Wisata Magelang Ini Siap Bikin Hati Adem Saat Cuaca Panas Ekstrem Melanda

Ancaman terhadap orang terdekat ini menjadi senjata ampuh untuk mematahkan perlawanan korban.

6. Dugaan Adanya Korban Lain dari Keluarga Sendiri

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan indikasi bahwa NA bukan satu-satunya korban. MA diduga pernah melakukan kekerasan seksual kepada dua anak perempuan lainnya, termasuk salah seorang kakak NA sebelum menikah.

Fakta ini menambah daftar panjang kekejaman pelaku dan menunjukkan pola predator dalam keluarga.

7. Kejahatan Terjadi di Rumah, Tanpa Diketahui Warga dan Ibu Korban

Baca Juga:Misteri Gubuk Sawah Magelang: 2 Orang Tewas Usai Pesta Miras Oplosan

Ironisnya, kejahatan ini terjadi di tempat yang seharusnya paling aman bagi seorang anak: rumah sendiri. Posisi rumah tersangka yang berada di ujung kampung dan jauh dari aktivitas tetangga membuat aksi bejat ini tidak terendus selama bertahun-tahun.

"Ibu korban juga baru mengetahui setelah perkara ini terungkap,” ujar AKP Iwan Kristiana, menunjukkan betapa rapinya pelaku menyembunyikan kejahatannya.

MA kini ditahan dan dijerat pasal berlapis, yaitu Pasal 6 huruf c Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga Rp 5 miliar.

Kasus ini menjadi pengingat pahit akan bahaya kekerasan seksual yang bisa terjadi di mana saja, bahkan di dalam lingkaran keluarga terdekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak