Tragedi Satpol PP Kebumen: Gugur Saat Tugas, Rencana Pernikahan Impian Kandas Sebelum Lamaran

Satpol PP Kebumen, Mochamad Faik (33), gugur saat tugas evakuasi ODGJ. Rencana nikah batal. Ia dikenal ramah & loyal, meninggal karena sabetan senjata tajam.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 04 Februari 2026 | 09:19 WIB
Tragedi Satpol PP Kebumen: Gugur Saat Tugas, Rencana Pernikahan Impian Kandas Sebelum Lamaran
Muchamad Faik, Satpol PP Kebumen yang gugur saat mengamankan ODGJ. [X/Pemkab Kebumen]
Baca 10 detik
  • Mochamad Faik, anggota Satpol PP Kebumen 33 tahun, gugur saat evakuasi ODGJ di Desa Krakal, Alian.
  • Faik meninggal dunia pada Senin, 2 Februari 2026, setelah diserang senjata tajam oleh ODGJ yang emosi.
  • Ia berpulang ketika rencana lamaran pasca-Lebaran dan pernikahan sekitar Juni atau Juli tahun itu batal.

SuaraJawaTengah.id - Kebumen berduka. Sebuah kisah cinta yang baru akan bersemi, harus kandas di tengah jalan. Mochamad Faik, seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kebumen berusia 33 tahun, kini hanya tinggal nama.

Pria yang dikenal "sumeh" atau ramah ini, gugur saat menjalankan tugas mulia, meninggalkan impian pernikahan yang sudah di depan mata.

Kepergiannya yang tragis pada Senin (2/2/2026) bukan hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan rekan kerja, tetapi juga sebuah kisah humanis tentang pengabdian dan cinta yang tak sampai.

Faik, anak pertama dari enam bersaudara pasangan Ahmad Mubarok dan Sri Lestari, adalah sosok yang pendiam namun loyal. Di mata ayahnya, Faik sangat dekat dengan sang ibu, selalu memberikan kabar setiap kali bertugas.

Baca Juga:Kebumen Jadi Titik Konsentrasi Hujan Lebat di Awal Januari 2025

"Lagi tugas kadang-kadang yaa selalu komunikasi sama emak (ibu)," kenang Ahmad Mubarok dengan suara bergetar.

Kedekatan ini menunjukkan betapa Faik adalah pribadi yang hangat dan penuh perhatian kepada keluarganya.

Lebih dari sekadar tugas, Faik juga tengah merajut asa untuk membangun rumah tangga. Rencana lamaran sudah disusun rapi, dijadwalkan setelah Lebaran tahun ini, dengan pernikahan direncanakan sekitar bulan Juni atau Juli.

"Sudah rencana. Habis Lebaran lamaran, sekitar Juni atau Juli menikah," tutur Ahmad Mubarok.

Seluruh keluarga sudah bermusyawarah dan menyetujui rencana bahagia ini. Faik dan kekasihnya, yang namanya tak disebutkan, tentu sudah membayangkan masa depan bersama, sebuah rumah tangga yang harmonis.

Baca Juga:Ini Kronologi Banjir dan Tanah Longsor di Kebumen yang Tewaskan Ibu dan Anak

Namun, takdir berkata lain. Pagi itu, 13 Februari, bukan pesta lamaran yang digelar, melainkan doa dan tahlil di Masjid Raudlatul Muttaqin, Kampung Keposan, Kelurahan Kebumen, mengiringi kepergian Faik.

Ia gugur saat bertugas mengevakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Krakal, Kecamatan Alian. Sebuah tugas mulia yang berubah menjadi tragedi. Faik terkena sabetan senjata tajam pada bagian leher ketika emosi ODGJ tak terkontrol, merenggut nyawanya dalam sekejap.

"Tidak ada firasat apa-apa. Tahu-tahu dikabari dibawa ke rumah sakit. Keluarga sini kaget banget," ucap Mubarok, menggambarkan keterkejutan yang mendalam.

Juniadi Prasetyo, Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah (Perda dan Perkada) Satpol PP Kebumen, menyebut Faik sebagai personel yang disiplin dan berintegritas tinggi.

Dedikasinya terhadap pekerjaan tak perlu diragukan. Ia menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, bahkan hingga akhir hayatnya. Kepergian Faik menjadi pukulan berat bagi keluarga, terutama karena impiannya untuk menikah kini hanya tinggal kenangan.

Tetes air mata mengiringi kepergian Faik. Orang tua dan kerabat terpukul menyaksikan Faik pergi untuk selama-lamanya.

Upacara kedinasan pun digelar oleh jajaran Satpol PP Kebumen sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Kepala Satpol PP Kebumen, Ira Puspitasari, menyampaikan belasungkawa mendalam, mendoakan agar almarhum husnul khotimah dan keluarga diberikan kekuatan.

Rencana lamaran dan pernikahan Faik kini tak akan pernah terwujud, menyisakan doa dan harapan agar pengabdiannya menjadi ladang amal kebaikan di akhirat nanti. Kisah Mochamad Faik akan selalu dikenang sebagai simbol pengorbanan dan cinta yang tak lekang oleh waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak