6 Fakta Anggota Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok ODGJ Saat Evakuasi

Satpol PP Kebumen, Mochamad Faik, tewas dibacok ODGJ saat evakuasi di Desa Krakal (2/2/2026). Pelaku melawan dengan senjata tajam. Polisi selidiki.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 04 Februari 2026 | 07:27 WIB
6 Fakta Anggota Satpol PP Kebumen Tewas Dibacok ODGJ Saat Evakuasi
Ilustrasi ODGJ ngamuk dan mengakibatkan petugas dari Satpol PP meninggal dunia. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Anggota Satpol PP Kebumen, Mochamad Faik, tewas dibacok ODGJ bernama Ruwadi saat evakuasi di Desa Krakal, 2 Februari 2026.
  • Pelaku yang membawa sabit dan pisau menyerang korban pada bagian leher saat proses pengamanan sekitar pukul 14.00 WIB.
  • Polisi menyelidiki kasus ini termasuk mengamankan barang bukti dan mendalami prosedur penanganan evakuasi ODGJ tersebut.

SuaraJawaTengah.id - Peristiwa tragis terjadi di Kebumen, Jawa Tengah, pada Selasa, 2 Februari 2026, saat seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Mochamad Faik, tewas dibacok oleh seorang dengan gangguan jiwa (ODGJ) saat proses evakuasi.

Faik, yang berusia 34 tahun dan merupakan warga Kelurahan Kebumen, meninggal dunia setelah dibacok di leher oleh Ruwadi, pelaku ODGJ yang sedang diamankan.

Berikut adalah rangkuman fakta mengenai peristiwa tersebut:

1. Peristiwa Tragis di Desa Krakal

Baca Juga:Ini Kronologi Banjir dan Tanah Longsor di Kebumen yang Tewaskan Ibu dan Anak

Pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB, Satpol PP Kebumen menerima laporan dari warga bahwa Ruwadi, seorang ODGJ yang sering mengamuk dan meresahkan warga, perlu dievakuasi. Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Polsek Alian, Koramil Alian, serta pihak terkait lainnya langsung turun tangan untuk menangani situasi ini. Namun, saat proses evakuasi dimulai, Ruwadi keluar dari rumahnya dengan membawa senjata tajam seperti sabit, pisau daging, dan linggis.

2. Pelaku Menyerang dengan Senjata Tajam

Saat tim berusaha menenangkan dan mengamankan pelaku, Ruwadi melawan dengan mengayunkan senjata tajam ke arah petugas. Dalam upaya untuk merampas senjata tersebut, korban, Mochamad Faik, dikejar oleh pelaku dan dibacok di bagian leher sebelah kiri. Akibat luka berat yang dideritanya, Faik segera dibawa ke Rumah Sakit Soedirman Kebumen, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

3. Evakuasi dan Penanganan Medis

Kepala Dinas Kesehatan Kebumen, dr. Iwan Danardono, menjelaskan bahwa luka Faik yang mengenai pembuluh darah besar di leher sangat sulit diselamatkan. Meskipun korban sempat mendapatkan penanganan awal, ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Dr. Iwan menambahkan, luka tersebut sangat fatal dan menyebabkan korban kehabisan darah dalam waktu singkat.

Baca Juga:Longsor Kebumen: Ibu dan Anak Ditemukan Meninggal Dunia dalam Posisi Berpelukan

4. Penyelidikan Kepolisian

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengungkapkan bahwa kepolisian sedang menyelidiki kejadian ini lebih lanjut. Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan bercak darah di sekitar rumah korban serta barang bukti berupa sabit, pisau daging, dan linggis. Kasus ini ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Alian bersama Unit Pidana Umum Satreskrim Polres Kebumen.

5. Tanggapan Pihak Pemerintah dan Warga

Kabar duka ini cepat menyebar di kalangan keluarga besar Satpol PP Kebumen. Kepala Satpol PP Kebumen, Ira Puspitasari, menyampaikan belasungkawa mendalam dan memberikan dukungan kepada keluarga korban. Bupati Kebumen dan Wakil Bupati juga turut mengungkapkan rasa belasungkawa melalui pesan singkat.

Di lingkungan tempat tinggal almarhum di Dukuh Keposan, Kelurahan Kebumen, warga juga merasa kehilangan. Ketua RW 05, Budiarto, menggambarkan almarhum sebagai sosok yang pendiam dan baik hati. Warga yang menerima kabar kejadian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib untuk segera ditindaklanjuti.

6. Upacara Pemakaman

Jenazah almarhum dimakamkan dengan upacara kedinasan pada Rabu, 3 Februari 2026, di rumah duka. Proses pemakaman berlangsung setelah musyawarah antara keluarga dan warga sekitar.

Penanganan Kasus Oleh Polisi

Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian dan proses evakuasi yang berakhir tragis ini. Polisi akan terus memeriksa pelaku, yang hingga kini diketahui memiliki gangguan jiwa, serta melakukan pendalaman terhadap proses penanganan ODGJ oleh tim gabungan.

Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata, menambahkan bahwa pihaknya terus mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi-saksi untuk memastikan kejelasan peristiwa ini sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Proses evakuasi ODGJ dan penanganan pelaku yang sempat melawan menjadi fokus dalam penyelidikan.

Kehilangan anggota Satpol PP Kebumen ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekan kerjanya. Mereka berharap agar kejadian tragis ini dapat diungkap secara jelas dan mendapatkan penanganan hukum yang adil.

Kontributor : Dinar Oktarini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak