- Dua pria mencuri Yamaha N-Max di Kampung Surodadi, Boyolali, pada Rabu dini hari (18/2/2026) menggunakan metode gotong.
- Motor korban yang terkunci stang dan ganda tetap berhasil dibawa kabur pelaku dengan cara diangkat manual sekitar pukul 01.20 WIB.
- Pihak kepolisian telah menerima laporan dan kini melakukan penyelidikan, serta mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan keamanan.
Pemilik motor, Lia Rahmawati (33), mengaku tidak langsung mengetahui kejadian tersebut. Ia baru menyadari motornya hilang sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat itu, suaminya pulang kerja dan menanyakan keberadaan motor yang biasanya terparkir di depan rumah.
“Sekitar pukul 04.00 WIB suami pulang kerja, lalu tanya motor di mana. Saya bingung karena biasanya diparkir di depan rumah, ternyata sudah tidak ada,” ujar Lia.
Kepanikan pun langsung terjadi setelah mereka memastikan kendaraan benar-benar hilang.
Baca Juga:Baliho Mulai Bertebaran, Nama Anas Syahirul Bakal Ramaikan Bursa Calon Kepala Daerah Boyolali
5. Motor Sudah Dikunci Berlapis tapi Tetap Raib
Korban mengungkapkan bahwa sepeda motor sebenarnya sudah diamankan dengan penguncian maksimal.
Motor Yamaha N-Max berpelat AD 6247 CD itu dalam kondisi:
- Terkunci stang
- Menggunakan kunci ganda
Namun pengamanan tersebut rupanya belum cukup kuat menghadapi modus pelaku yang memilih mengangkat motor.
“Sudah saya kunci stang dan digembok ganda. Mungkin karena itu mereka tidak bisa membobol, jadi motornya diangkat,” kata Lia.
Baca Juga:Harga Daging Ayam di Boyolali Terbang Tinggi Jelang Ramadan, Tembus Rp40.000 per Kilogram!
Fakta ini menunjukkan bahwa pelaku curanmor kini semakin nekat dan adaptif terhadap sistem pengamanan.
6. Motor Seharga Rp30 Juta, Dipakai Aktivitas Keluarga
Motor yang dicuri diketahui dibeli korban pada tahun 2021 dengan harga sekitar Rp30 juta. Kendaraan tersebut bukan hanya alat transportasi biasa.
Menurut Lia, motor itu digunakan untuk berbagai kebutuhan keluarga, termasuk mengantar anak sekolah dan aktivitas harian lainnya.
Kehilangan ini tentu menjadi pukulan berat bagi keluarga korban, baik secara finansial maupun mobilitas sehari-hari.
Selain itu, rumah korban diketahui tidak memiliki pagar sehingga motor diparkir di teras terbuka. Kondisi ini diduga menjadi celah yang dimanfaatkan pelaku.