Regulasi Baru Mengancam! Petani Tembakau Temanggung dan DIY Khawatir dengan Pembatasan Tar Nikotin

Petani Temanggung & DIY khawatir regulasi batas maksimal nikotin tembakau runtuhkan penghidupan mereka. Mereka minta aspirasi didengar.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 23 Februari 2026 | 09:45 WIB
Regulasi Baru Mengancam! Petani Tembakau Temanggung dan DIY Khawatir dengan Pembatasan Tar Nikotin
Petani tembakau Kabupaten Temanggung. [ANTARA/Heru Suyitno]
Baca 10 detik
  • Petani Temanggung dan DIY khawatir atas regulasi rencana batas maksimal kadar tar dan nikotin oleh KemenkoPMK.
  • Tembakau Temanggung berciri khas kadar nikotin tinggi (3-8%) yang dianggap penting untuk industri kretek.
  • Asosiasi Petani Tembakau Indonesia meminta regulator mendengarkan aspirasi mereka terkait dampak kebijakan.

SuaraJawaTengah.id - Memasuki persiapan musim tanam tembakau yang diprediksi dimulai antara Maret hingga April, petani tembakau di Temanggung dan DIY was-was dan khawatir.

Hal ini tak terlepas dari kepungan dan dorongan regulasi pertembakauan yang berdampak langsung pada sumber penghidupan petani.

Salah satunya Rekomendasi Batas Maksimal Kadar Tar dan Nikotin yang saat ini tengah dirancang oleh Tim Penyusun Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (KemenkoPMK).

Dorongan untuk menurunkan kadar tar dan nikotin tembakau sesuai standar WHO jelas berefek negatif pada komoditas perkebunan petani.

Baca Juga:Duh! Tembakau Temanggung Tak Laku di Tengah Panen Raya

"Ini menyulitkan petani. Kami melawan. Dorongan regulasinya itu-itu saja dan ini bukan yang pertama, sudah pernah belasan tahun lalu,"ujar Siyamin, Ketua Dewan Perwakilan Cabang Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPC APTI) Temanggung, dari keterangan tertulis pada Senin (23/2/2026).

Padahal tembakau Temanggung terkenal memiliki kadar nikotin yang tergolong tinggi, umumnya berkisar antara 3% hingga 8%.

Karakteristik khas ini menjadikan tembakau Temanggung sangat aromatis dan bernilai tinggi sebagai bahan baku utama dalam industri rokok kretek, memberikan rasa dan aroma yang kuat.

"Pembatasan ini sangat merugikan petani. Itu kan karakteristik natural tanamannya,"sebutnya.

Berkaca pada produktivitas tahun lalu, luas lahan tanaman tembakau yang ditanam para petani hingga akhir tanam tahun ini pada kisaran 13-14 ribu hektare.

Baca Juga:Menjaga Tradisi Nenek Moyang, Ribuan Petani Tembakau Ikuti Upacara Wiwit Tanam Tembakau

"Tembakau Temanggung terutama varietas Kemloko dan Srintil adalah termasuk tembakau terbaik. Rancangan peraturan ini harus dilawan!"tegas Siyamin.

Senada, Ketua DPD APTI DIY, khawatir aturan tersebut bakal membunuh keberlanjutan petani tembakau. Ia menilai, selama ini regulasi yang berkaitan dengan tembakau, tidak memberikan ruang bagi petani untuk berkomunikasi.

Padahal pihaknya berkeinginan menyampaikan aspirasi dan didengar oleh regulator.

"Kami merasakan begitu kuat intervensi dari pihak luar tentang produk tembakau khususnya rokok kretek kita yang luar biasa. Harusnya pemerintah beserta para wakil rakyat turun ke lapangan, mendengarkan suara rakyat kecil terutama petani temabaku dan buruh linting. Kami bekerja, mengusahakan tembakau demi keluarga, untuk kehidupan sehari-hari,"paparnya.

Tembakau sendiri merupakan salah satu komoditas penting di Yogyakarta, terutama jenis tembakau grompol yang telah dikembangkan untuk bahan baku cerutu. Data APTI, luas lahan tembakau di Bantul, mengalami peningkatan dari 40 hektar pada 2022 menjadi 60 hektar pada 2023.

"Sudah terbukti tembakau komoditas unggulan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi perekonomian masyarakat.Tolong agar aspirasi kami didengarkan, diakomodir," tambah Sutriyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak