- Kebakaran di Jalan Dr Wahidin, Semarang, menewaskan lansia berusia 94 tahun bernama Remigius Wahyono.
- Api diduga berasal dari dalam kamar korban, bukan akibat korsleting listrik sebagaimana indikasi awal.
- Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan resmi, meskipun dugaan awal mengarah ke puntung rokok.
Ia juga menyebut kondisi kasur sudah terbakar hebat saat api diketahui.
Beberapa indikasi yang disebutkan antara lain:
- Api berawal dari kamar korban
- Kasur sudah terbakar lebih dulu
- Dinding berbahan terpal ikut cepat terbakar
- Posisi korban sudah berada di lantai
Menurutnya, jika korsleting listrik, biasanya api muncul dari kabel atau sekering di bagian luar.
5. Material Mudah Terbakar Mempercepat Api
Baca Juga:Cek Jadwal Azan Magrib di Semarang Hari Ini 26 Februari 2026, Lengkap dengan Bacaan Doa
Kondisi kamar dan bangunan rumah diduga memperparah situasi. Material yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dalam waktu singkat.
Kobaran api kemudian merembet dan melalap hampir seluruh bangunan, termasuk bagian warung yang berada di depan rumah.
Faktor ini sering menjadi penyebab kebakaran rumah cepat tak terkendali, terutama di permukiman padat.
6. Sembilan Unit Damkar Dikerahkan
Besarnya api membuat petugas harus mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran secara bergantian.
Baca Juga:Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
Proses pemadaman sempat membuat jalan di sekitar lokasi ramai dipadati warga yang menyaksikan kejadian.
Meski petugas berhasil menjinakkan api, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
7. Sempat Dikabarkan Masih Bernyawa
Saat proses evakuasi, korban sempat dilaporkan masih memiliki denyut nadi. Namun setelah mendapatkan penanganan, tim medis akhirnya menyatakan korban meninggal dunia.
Kabar ini menambah duka bagi keluarga dan warga sekitar yang menyaksikan peristiwa tersebut.
Penyelidikan Polisi Masih Berlangsung