- Pertamina Patra Niaga Regional JBT siapkan layanan ekstra dan optimalkan kapasitas penyimpanan jelang mudik Lebaran 2026.
- Strategi antisipasi dua puncak arus mudik (14-15 Maret dan 18-20 Maret) melibatkan SPBU modular dan *mobile storage*.
- Proyeksi konsumsi BBM naik signifikan, terutama Pertamax Turbo (55%), diimbangi layanan motoris BBM gratis.
Yang tak kalah penting adalah layanan motoris BBM. Armada motor ini disiagakan di seluruh SPBU rest area dan titik-titik rawan kemacetan untuk membantu pengendara yang kehabisan bahan bakar di jalan.
"Harga BBM yang dibawa motoris tetap sama dengan harga resmi di SPBU, tanpa biaya tambahan untuk layanan antar," jelas Fanda.
Pemudik cukup menghubungi Call Center 135 untuk mendapatkan bantuan.
Proyeksi Konsumsi Energi dan Kesiapan Distribusi LPG
Baca Juga:Libur Nataru Dijamin Irit! Pertamina Tebar Cashback BBM 20 Persen, Diskon Gas hingga Hotel
Pertamina memproyeksikan peningkatan signifikan pada konsumsi energi selama periode Satgas Ramadan dan Idul Fitri (9 Maret – 1 April). Konsumsi LPG rumah tangga diperkirakan naik 9%, sementara gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) diprediksi melonjak hingga 30%. Khusus Pertamax Turbo, kenaikannya bahkan mencapai 55%.
Berbeda dengan gasoline, konsumsi solar diperkirakan menurun sekitar 10% akibat pembatasan operasional truk, namun Dexlite dan Pertamina Dex justru meningkat karena mobilitas kendaraan pribadi. Sektor avtur juga diprediksi naik 28% seiring penambahan rute penerbangan.
Untuk memastikan ketersediaan LPG 3 kilogram, Pertamina menerapkan dua skema utama: extra dropping (penambahan pasokan melebihi kebutuhan normal) dan fakultatif (penyaluran tambahan pada hari libur).
Perhatian khusus juga diberikan pada daerah 3T seperti Karimunjawa, dengan menyiagakan dua mobil tangki sebagai storage tambahan dan skema distribusi alternatif menggunakan kapal Pelni atau bahkan TNI Angkatan Laut jika kondisi ekstrem.
Baca Juga:Diskon Avtur Pertamina: Angin Segar untuk Libur Nataru, Harga Tiket Pesawat Lebih Ramah di Kantong