Demak Terendam: Ribuan Jiwa Mengungsi Akibat Jebolnya Tanggul Sungai Tuntang

Tanggul Sungai Tuntang jebol, banjir rendam 9 desa di Demak. 2.839 warga mengungsi di 14 titik. Pemerintah terus salurkan bantuan logistik meski air mulai surut.

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 04 April 2026 | 14:26 WIB
Demak Terendam: Ribuan Jiwa Mengungsi Akibat Jebolnya Tanggul Sungai Tuntang
Tim BPBD Demak bersama relawan melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir akibat meluapnya dan jebolnya tanggul Sungai Tuntang, Jumat (3/4/2026). [ANTARA/HO-BPBD Demak]
Baca 10 detik
  • Banjir besar akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang merendam sembilan desa di Kabupaten Demak sejak Jumat, 3 April 2024.
  • Sebanyak 2.839 jiwa terpaksa mengungsi ke 14 lokasi aman setelah permukiman terendam banjir setinggi 100 hingga 140 sentimeter.
  • Pemerintah daerah bersama tim gabungan segera menyalurkan bantuan logistik serta melakukan penanganan darurat untuk memulihkan kondisi para pengungsi.

SuaraJawaTengah.id - Banjir besar kembali menerjang Kabupaten Demak, Jawa Tengah, memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak mencatat setidaknya 2.839 jiwa dari sembilan desa di empat kecamatan terdampak langsung oleh luapan dan jebolnya tanggul Sungai Tuntang.

Peristiwa ini terjadi menyusul curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, mengubah permukiman warga menjadi lautan air.

"Ribuan pengungsi tersebut mengungsi ke sejumlah tempat, mulai dari balai desa, kantor kecamatan, tempat ibadah, sekolah, hingga rumah warga. Total ada 14 lokasi pengungsian," ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Demak, Agus Sukiyono, pada Sabtu (3/4).

Baca Juga:Grobogan Diterjang Banjir Bandang: 14 Desa Terendam, Tanggul Jebol, Ratusan Warga Terjebak!

Kondisi ini menggambarkan betapa seriusnya dampak banjir yang melanda, dengan warga harus meninggalkan rumah dan harta benda mereka demi keselamatan. Lokasi pengungsian yang tersebar menunjukkan skala bencana yang membutuhkan koordinasi dan penanganan ekstra dari berbagai pihak.

Pemerintah setempat, bekerja sama dengan berbagai elemen relawan, tidak tinggal diam. Mereka terus bergerak cepat melakukan pendataan dan penanganan terhadap para pengungsi.

Prioritas utama adalah pemenuhan kebutuhan dasar, mulai dari logistik makanan dan minuman, layanan kesehatan, hingga penyediaan tempat tinggal sementara yang layak. Upaya ini krusial untuk memastikan para pengungsi mendapatkan perlindungan dan bantuan yang memadai di tengah situasi darurat.

Hingga saat ini, kondisi para pengungsi masih dalam pemantauan ketat. Tim gabungan terus berupaya memastikan keselamatan warga terdampak dan melakukan penanganan bencana secara komprehensif.

Fokus tidak hanya pada evakuasi dan penyediaan kebutuhan dasar, tetapi juga pada upaya jangka panjang untuk memulihkan kondisi pasca-banjir.

Baca Juga:Semarang Terendam Banjir: Ratusan Warga Mengungsi, Infrastruktur Drainase Jadi Sorotan

Penyebab utama banjir kali ini adalah jebolnya tanggul Sungai Tuntang di enam lokasi berbeda.

"Hasil pendataan tercatat ada enam lokasi, yakni di Desa Trimulyo ada tiga lokasi dengan panjang 30 meter dan 10 meteran, sedangkan di Desa Sidoharjo ada tiga lokasi dengan panjang 15 meteran," jelas Agus Sukiyono.

Jebolnya tanggul ini, yang terjadi pada Jumat (3/4) pagi, mengakibatkan limpasan air yang masif dan langsung merendam rumah-rumah warga.

Daerah yang terdampak banjir meliputi Desa Trimulyo, Sidoharjo, Turitempel, Tlogorejo, dan Bumiharjo di Kecamatan Guntur; Desa Ploso di Kecamatan Karangtengah; Desa Lempuyang di Kecamatan Wonosalam; serta Desa Sarimulyo dan Solorire di Kecamatan Kebonagung.

Ketinggian genangan air di sembilan desa tersebut bervariasi, bahkan ada yang mencapai 100-140 sentimeter (Cm), membuat aktivitas warga lumpuh total.

Meskipun demikian, ada sedikit kabar baik di tengah musibah ini. "Namun, tren untuk hari ini mulai menurun, baik di Desa Trimulyo maupun desa-desa lainnya," kata Agus Sukiyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak