- Pemerintah daerah menggelar Bimtek Pengelolaan Website dan Media Sosial di Semarang pada 20 Mei 2026 untuk merumuskan strategi komunikasi.
- Pemerintah diharapkan fokus mengelola big data melalui website resmi daripada sekadar mengejar popularitas di berbagai platform media sosial.
- Pihak berwenang menuntut perbaikan pengelolaan informasi publik agar lebih terstruktur, responsif terhadap isu, serta bermanfaat nyata bagi masyarakat.
"Apa yang harus dilakukan oleh website pemda? tidak hanya diposting, harus terstruktur, cepat, tanggap dengan isu-isu terbaru apalagi yang berpotensi dengan dampak negatif terhadap pemerintah," jelas Zainudin.
Ia menekankan pentingnya informasi yang disajikan memiliki dampak nyata dan manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar rilis kegiatan. Terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI), Zainudin mengingatkan prinsip kehati-hatian.
"Pakai AI harus yang aman juga, jangan data-data yang penting dan rahasia menggunakan AI. Prinsipnya AI adalah alat bantu, bukan menggantikan," pungkasnya.
Puncak kegiatan Jateng Media Summit 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada Kamis (21/5/2026).
Baca Juga:Spesialis Promosi! Widodo C. Putro Resmi Arsiteki PSIS Semarang di Liga 2, Target Wajib Balik Liga 1