Baca 10 detik
- SPMB 2026 memberi kesempatan anak pendatang mengikuti jalur domisili meski belum pindah KK.
- Pemkot Semarang menyediakan sekitar 6.000 kursi sekolah swasta gratis bagi siswa kurang mampu.
- Kebijakan baru diharapkan meratakan jumlah siswa dan mencegah sekolah kekurangan murid.
Timeline SPMB 2026 (Jenjang TK & SD)
Bagi orang tua murid, berikut adalah lini masa krusial yang wajib dicatat agar tidak kehilangan hak kursi sekolah anak:
- 8–12 Juni 2026: Pendaftaran daring (Online)
Orang tua melakukan pengunggahan berkas dan memilih sekolah melalui situs resmi SPMB Kota Semarang. - 15–16 Juni 2026: Analisis Data & Pemeringkatan
Sistem melakukan verifikasi validitas surat domisili dan melakukan perang ranking nilai/jarak. - 17 Juni 2026: Pengumuman Hasil Seleksi
Hasil final siswa yang lolos di sekolah negeri maupun swasta gratis diumumkan terbuka. - 17–19 Juni 2026: Daftar Ulang Fisik
Siswa yang lolos wajib melakukan konfirmasi di sekolah tujuan. Jika lewat, hak kursi dinyatakan hangus.
Melalui reformasi SPMB 2026 ini, Wali Kota Agustina Wilujeng mengirim pesan kuat kepada daerah lain di Indonesia: birokrasi tidak boleh menjadi penjara yang menghalangi hak anak untuk mendapatkan bangku sekolah yang layak dan gratis.
Baca Juga:Mengenang Ali Munawar, Sosok Dermawan yang Berpulang Bersama Mimpi Besar Anak-Anaknya