- Porprov XVII Jawa Tengah 2026 akan diselenggarakan pada 25–31 Oktober 2026 di kawasan Semarang Raya dan daerah pendukung.
- KONI Jawa Tengah memperkenalkan sistem Si Sakti untuk memantau pertandingan serta prestasi atlet secara transparan dan real-time.
- Penyelenggaraan ajang ini melibatkan 10.000 peserta dan diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi serta menjaring atlet untuk PON 2028.
SuaraJawaTengah.id - Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 akan menghadirkan wajah baru. Untuk pertama kalinya, seluruh jalannya pertandingan, hasil pertandingan, hingga capaian prestasi atlet dapat dipantau secara real-time melalui sistem informasi terintegrasi, sebagai upaya meningkatkan transparansi penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Jawa Tengah tersebut.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sistem informasi bernama Si Sakti untuk mengawal seluruh proses pelaksanaan Porprov Semarang Raya 2026.
"Sistem Si Sakti ini adalah satu sistem yang kita gunakan untuk mengawal pelaksanaan Porprov. Dengan demikian, semua event, perkembangan kejadian, dan juga prestasi atlet langsung tercatat secara real-time," ujar Sujarwanto usai audiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Semarang, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, digitalisasi ini diharapkan mengakhiri persoalan keterlambatan pembaruan hasil pertandingan maupun kesalahan input data yang selama ini kerap menjadi kendala dalam penyelenggaraan ajang olahraga.
Baca Juga:Jawa Tengah Siap Jadi Lumbung Daging Nasional, Wakil Ketua DPRD Ungkap Strategi Kuncinya
"Harapannya, pada saat pelaksanaan nanti, ini menjadi fasilitas yang baik, transparansi yang baik, dan sekaligus menyajikan informasi yang terpercaya bagi masyarakat," tambahnya.
Porprov XVII Jawa Tengah dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026, dengan persiapan yang kini telah memasuki tahap finalisasi.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, yang juga menjabat Ketua Panitia Besar Porprov XVII, memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.
"Hari ini progresnya sudah bagus, tinggal finalisasi. Pendaftaran atlet akan dibuka sampai akhir bulan ini," ujarnya.
Ajang olahraga ini diperkirakan melibatkan sekitar 10.000 atlet dan ofisial, dengan seluruh venue di daerah penyelenggara telah dinyatakan siap digunakan.
Baca Juga:Jangan Lewatkan Hari Pertama, Pemprov Jateng Minta Ayah Antar Langsung Anak ke Sekolah
Porprov 2026 dipusatkan di kawasan Semarang Raya, meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga. Sejumlah cabang olahraga juga akan digelar di daerah pendukung, yakni balap sepeda track di Velodrome Manahan, Kota Surakarta, serta aeromodeling di Bandara Ngloram, Kabupaten Blora.
Pembukaan dijadwalkan berlangsung di GOR Jatidiri Semarang, sedangkan penutupan akan digelar di GOR Kabupaten Kendal.
Selain menjadi ajang kompetisi, Taj Yasin menilai Porprov juga merupakan proses penting untuk menjaring atlet-atlet potensial Jawa Tengah yang akan dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Ia juga memprediksi penyelenggaraan Porprov akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah tuan rumah. Kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan pendukung diperkirakan akan mendorong perputaran ekonomi, mulai dari sektor transportasi, konsumsi, hingga tingkat hunian hotel selama kompetisi berlangsung.