Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka

Tiga sesepuh eks Al Jamaah Al Islamiyah (JI) yang tergabung dalam Garda Satya NKRI mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo dan Polri dalam memberantas korupsi.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 27 Juli 2026 | 14:46 WIB
Sesepuh JI Buka Suara Soal Pemberantasan Korupsi, Dibuat Usai eks Jampidsus Ditetapkan Tersangka
Tiga sesepuh eks Jamaah Islamiyah, Mustaqim Safar (tengah), Abdullah Anshori Ibnu Muhammad Thayyib alias Abu Fatih (kiri) dan Arif Siswanto (kanan) menyampaikan pernyataan terkait penegakan korupsi di Indonesia.
Baca 10 detik
  • Tiga sesepuh eks Al Jamaah Al Islamiyah merilis video dukungan terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.
  • Pernyataan tersebut disampaikan oleh Mustaqim Safar, Abu Fatih, dan Arif Siswanto setelah penetapan tersangka mantan Jampidsus.
  • Kelompok tersebut mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto dan Polri dalam menindak tegas kasus korupsi secara profesional.

Diketahui, kelompok JI merupakan jamaah “jihad” di Indonesia yang keberadaannya sudah dilarang. Kelompok itu bertanggungjawab atas sejumlah aksi teror di Indonesia, khususnya era-2000, seperti Bom Bali hingga bom beberapa kedutaan asing di Indonesia.

Kelompok JI, pada Juni 2024, melalui sejumlah pentolannya pada sebuah acara di Bogor, mengumumkan pembubaran diri JI sekaligus menyatakan kecintaannya ke NKRI. Langkah mereka disambut baik Pemerintah Indonesia.

Setelah kegiatan di Bogor itu, sejumlah kegiatan sosialisasi pembubaran JI dilakukan di sejumlah wilayah di Indonesia secara marathon dan puncaknya dilakukan di Solo pada Sabtu 21/12/2024.

JI ketika itu menunjukkan komitmennya setelah deklarasi bubar dengan menyerahkan sejumlah senjata api hingga granat kepada Pemerintah Indonesia, melalui Detasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror.

Baca Juga:Tegas! KPK Bakal Bentuk Tim Periksa Kesehatan Lukas Enembe

Mereka juga menyerahkan DPO, termasuk memberikan informasi, berkomunikasi dengan eks-JI yang menjadi Foreign Terorist Fighter (FTF) khususnya di Suriah dan Filipina.

Pesantren-pesantren yang dulunya berafiliasi dengan JI juga ikut berubah, di antaranya terkait kurikulum yang disesuaikan dengan Kementerian Agama (Kemenag) termasuk mengurus izin operasional.

Kontributor : Eka Setiawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak