Jateng Dikepung Zona Megathrust dan Sesar Aktif, Wakil Ketua DPRD: Warga Harus Waspada!

Wakil Ketua DPRD Jateng, Sarif Abdillah, mengajak masyarakat dan instansi meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman gempa megathrust dan sesar aktif di Jateng.

Budi Arista Romadhoni
Senin, 17 Agustus 2026 | 09:13 WIB
Jateng Dikepung Zona Megathrust dan Sesar Aktif, Wakil Ketua DPRD: Warga Harus Waspada!
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah mengajak instansi dan masyarakat bersiap menghadapi potensi gempa pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026.
  • Wilayah Jawa Tengah memiliki kerentanan tinggi karena diapit zona megathrust selatan dan berbagai jalur sesar aktif di daratan.
  • Pemerintah daerah diminta mengoptimalkan edukasi publik, sosialisasi mitigasi, serta memperkuat koordinasi kedaruratan untuk mengurangi risiko korban bencana.

SuaraJawaTengah.id - Seluruh instansi dan masyarakat Jawa Tengah diajak untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan terjadi bencana gempa bumi.

Ajakan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah usai terjadinya gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026).

Menurut Kakung, sapaan akrab Sarif, ancaman bencana ini wajib selalu diwaspadai karena Jawa Tengah memiliki potensi gempa bumi signifikan.

"Dari berbagai kajian, provinsi ini diapit oleh zona megathrust di selatan akibat tumbukan lempeng Indo-Australia dan Eurasia, serta sejumlah jalur sesar aktif di daratan," ungkapnya.

Baca Juga:Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa

Potensi megathrust di Jawa Tengah, tegas Kakung, harus menjadi perhatian serius mengingat sejarah gempa besar yang pernah terjadi di sekitar wilayah ini.

Kakung pun meminta berbagai instasi terkait meningkatan pelaksanaan edukasi, sosialisasi dan literasi kepada masyarakat, serta melakukan simulasi penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi dan tsunami.

"Hal itu sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap risiko gempa bumi dan tsunami," sebut Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah ini.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sarif Abdillah.

Tidak kalah penting, lanjut Kakung, adalah meningkatkan koordinasi kesiapan mekanisme kedaruratan, serta melaksanakan simulasi rencana kontingensi menghadapi ancaman bencana dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait.

"Semua tentu berharap dan berdoa ancaman bencana ini tidak terjadi. Namun antisipasi dan kesiapsiagaan tetap harus kita lakukan," kata legislator dari daerah pemilihan (dapil) Banyumas dan Cilacap ini.

Baca Juga:Jadwal Kegiatan Agustusan Padat? Ini Cara Menjaga Tubuh Tetap Fit

Kakung mengingatkan kejadian 17 Juli 2006 di mana terjadi tsunami di pesisir pantai selatan Jawa bagian tengah pasca Gempa dengan magnitudo 7,7 di Pengandaran.

Tsunami bergelombang 5-7 meter itu terjadi sepanjang 200 km garis pantai dan menelan ratusan korban jiwa, termasuk di Kabupaten Cilacap.

"Ini menjadi pengingat agar semua menyadari potensi ancaman ini untuk kemudian mengambil berbagai langkah dalam meningkatkan kesiapsiagaan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak